PPIH Siapkan Jalur Aman untuk Lempar Jumrah Jemaah Indonesia di Mina
Suara Pecari | Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mengatur jalur lempar jumrah bagi jemaah Indonesia di Mina. Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus pergerakan jemaah selama puncak ibadah haji.
Jemaah yang melontar jumrah di lantai tiga diimbau agar tetap berada di jalur yang telah ditentukan. Mereka diminta tidak berpindah ke lantai lain saat kembali menuju tenda.
Koordinator Satuan Operasional Arafah, Muzalifah, dan Mina (Armuzna), Harun Arrasyid Usman, menjelaskan bahwa jalur telah disiapkan untuk memudahkan pergerakan. Jemaah akan diarahkan melalui Terowongan Muaisim menuju kawasan Jamarat.
“Kami mengimbau jemaah tidak turun ke lantai bawah setelah melontar jumrah. Petugas akan mengarahkan jalur kembali menuju tenda Mina,” ucap Harun di Media Center Haji (MCH) di Makkah, Arab Saudi.
Arus jemaah akan diputar melalui jalur keluar terowongan untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Menurut Harun, jemaah akan kembali melalui dua terowongan menuju area tenda Mina, yang telah disiapkan untuk menghindari kepadatan.
PPIH juga mengingatkan jemaah agar tidak panik saat situasi darurat terjadi. Dalam kondisi seperti lampu terowongan padam, jemaah diminta untuk menepi guna mencegah benturan.
Petugas lapangan akan disiagakan di sepanjang jalur pergerakan jemaah. Sebagian besar jemaah Indonesia saat ini menempati Zona 3 dan Zona 5 Mina, yang terbagi dalam puluhan markas di sekitar Terowongan Muaisim.
Selain itu, PPIH juga menyiapkan skema tanazul bagi jemaah setelah pelaksanaan lontar jumrah aqabah. Skema kepulangan langsung ke hotel masih dalam tahap finalisasi.
Dengan pengaturan ini, diharapkan jemaah dapat menjalani ibadah haji dengan lebih aman dan tertib, mengingat pentingnya menjaga keselamatan selama pelaksanaan rangkaian ibadah yang padat ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












