China Desak AS Tinjau Ulang Aturan Pembatasan Investasi Teknologi

Suara Pecari – China mendesak Amerika Serikat untuk meninjau kembali usulan aturan pembatasan investasi teknologi yang ditujukan kepada China. Beijing menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.

Desakan dari Kementerian Perdagangan China

Kementerian Perdagangan China mengungkapkan penentangannya terhadap perluasan aturan pembatasan investasi yang diusulkan oleh Departemen Keuangan AS. Aturan ini merupakan bagian dari program Outbound Investment Security Program (OISP) yang membatasi investasi AS ke negara tertentu seperti China, Rusia, dan Korea Utara. Usulan perluasan ini mencakup sektor teknologi strategis seperti teknologi hipersonik, teknologi informasi kuantum, komputasi berkinerja tinggi, superkomputer, kecerdasan buatan (AI), serta industri bioteknologi.

Baca juga:

Juru bicara Kementerian Perdagangan China menyebut kebijakan ini sebagai contoh perluasan konsep keamanan nasional yang berlebihan dan diskriminatif terhadap China. China menyatakan akan memantau perkembangan lebih lanjut dan mempertahankan hak untuk mengambil langkah yang sesuai.

Latar Belakang dan Tujuan Aturan AS

Perluasan aturan pembatasan investasi ini didorong oleh Menteri Keuangan AS, Scott Bessent. Tujuannya adalah mencegah negara-negara yang dianggap sebagai lawan AS menggunakan investasi dari Amerika Serikat untuk mengembangkan teknologi yang dapat mengancam keamanan nasional AS.

Bessent menegaskan bahwa peraturan ini akan memperkuat program keamanan yang telah ada untuk menghindari pemanfaatan investasi AS oleh pihak-pihak yang dapat mengancam keamanan nasional.

Dampak dan Potensi Ketegangan

Kementerian Perdagangan China memperingatkan bahwa aturan ini dapat merusak hubungan ekonomi antara China dan Amerika Serikat, meskipun Beijing belum merinci langkah balasan yang akan diambil jika aturan tersebut diberlakukan. Ketegangan terkait teknologi antara kedua negara juga meningkat setelah Departemen Luar Negeri AS memberikan sanksi terhadap entitas tertentu di China.

Baca juga:

Konteks Hubungan Ekonomi dan Teknologi

Ketegangan antara China dan AS di sektor teknologi merupakan bagian dari persaingan lebih luas dalam pengembangan teknologi tinggi dan keamanan nasional. Pembatasan investasi ini merupakan salah satu langkah AS untuk mengendalikan aliran teknologi canggih guna menjaga keunggulan strategis dan keamanan nasional.

China, sebagai salah satu kekuatan teknologi global, memandang tindakan tersebut sebagai hambatan diskriminatif yang dapat mempengaruhi kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral yang telah terjalin.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *