Meryl Streep Ganda Bayaran, Peran Miranda Priestly yang Mengubah Karier di The Devil Wears Prada
Suara Pecari | Meryl Streep hampir menolak peran Miranda Priestly dalam film The Devil Wears Prada karena honor awal yang dianggap tidak sepadan dengan reputasinya.
Usai meninjau naskah, sang aktris menuntut bayaran dua kali lipat, yang akhirnya disetujui oleh 20th Century Studios.
Keputusan tersebut menandai titik balik bagi Streep, yang pada saat itu mempertimbangkan pensiun di usia 56 tahun.
Film yang dirilis pada 2006 kemudian mengangkatnya kembali ke panggung Oscar, menambah nominasi ke-14 dalam kariernya.
Karakter Miranda Priestly menjadi ikon budaya pop, memperkuat citra Streep sebagai aktris senior yang masih relevan.
Kesepakatan ganda itu tidak hanya soal uang, melainkan pernyataan hak nilai bagi aktris berpengalaman sejak 1975.
Streep mengungkap dalam wawancara dengan TODAY with Jenna & Sheinelle bahwa ia siap meninggalkan dunia akting bila negosiasi gagal.
Ia menegaskan bahwa harga diri dan prinsip lebih penting daripada sekadar tampil di layar lebar.
Keberhasilan film membuka peluang bagi Streep untuk berperan dalam produksi besar lain, termasuk The Iron Lady (2012) dan serial Only Murders in the Building.
Setelah hampir dua dekade, The Devil Wears Prada 2 muncul pada 2026, menampilkan kembali Streep bersama Anne Hathaway, Emily Blunt, dan Stanley Tucci.
Film sekuel mengangkat tantangan era digital, di mana majalah Runway berjuang mempertahankan relevansi di tengah perubahan teknologi.
Direktur David Frankel menegaskan bahwa keberhasilan box office film kedua menjadi faktor penentu untuk kemungkinan sekuel ketiga.
Anne Hathaway dalam wawancara dengan Entertainment Weekly menyatakan harapannya bahwa cerita masih memiliki ruang eksplorasi lebih lanjut.
Emily Blunt menambahkan keinginan untuk memperdalam hubungan karakternya dengan Stanley Tucci jika film ketiga terwujud.
Penulis skenario Aline Brosh McKenna menjelaskan proses kreatif yang dimulai sejak 2004, menciptakan alur orisinal untuk sekuel tanpa tekanan deadline.
Frankel menekankan bahwa persetujuan Streep menjadi kunci utama dalam memproduksi sekuel, mengingat perannya sebagai pilar cerita.
Acara SAG Awards 2024 menjadi momen penting ketika Streep dan Hathaway menjadi presenter, memperkuat sinergi antara para pemeran utama.
Acara nonton bareng yang dihadiri 3.000 orang menandai pertama kalinya Streep menonton film aslinya dalam 18 tahun.
Produser Wendy Finerman mengonfirmasi bahwa keputusan melanjutkan sekuel didasarkan pada kualitas naskah yang disetujui oleh Streep.
Sekuel pertama berhasil menembus bioskop Indonesia pada 29 April 2026, mencatat respons penonton yang positif.
Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi mengenai The Devil Wears Prada 3 terus beredar, dipengaruhi oleh keberhasilan komersial film kedua.
Keseluruhan, negosiasi ganda Meryl Streep tidak hanya mengamankan remunerasi yang layak, tetapi juga membuka kembali era kejayaan bagi kariernya dan warisan film yang terus berkembang.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







