ESDM Siapkan CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga, Keselamatan Jadi Fokus Utama

ESDM Siapkan CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga (Foto: Detik)

JAKARTA – Pemerintah mulai mematangkan pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) tabung 3 kilogram sebagai alternatif LPG subsidi untuk kebutuhan rumah tangga. Dalam prosesnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga guna memastikan standar keamanan penggunaan gas tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan aspek keselamatan menjadi perhatian utama sebelum program konversi LPG ke CNG diterapkan secara luas.

“Aspek keselamatannya ini bukan hanya dari Kementerian ESDM, tapi juga ada dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan, sama BSN yang menerbitkan standarnya,” ujar Laode saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu.

Menurut Laode, pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai tahapan penerapan CNG sebagai alternatif LPG 3 kg. Program tersebut dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi rumah tangga sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.

Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan penggunaan CNG mulai diuji coba tahun ini melalui sejumlah pilot project. Namun, implementasi secara luas masih membutuhkan proses dan evaluasi bertahap.

“Itu masih terlalu jauh, karena kami juga baru mau mulai, baru mau pilot project. Jadi, itu semua tahapan membutuhkan waktu,” katanya menanggapi kemungkinan dampak kebijakan tersebut terhadap impor LPG dari Amerika Serikat.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa teknologi CNG sebenarnya sudah lama digunakan di Indonesia, terutama di sektor industri jasa seperti hotel dan restoran, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun selama ini, penggunaan CNG masih terbatas pada tabung berkapasitas besar, yakni di atas 10 hingga 20 kilogram. Pemerintah kini tengah mengkaji pemanfaatan dalam ukuran lebih kecil agar dapat digunakan masyarakat rumah tangga.

Bahlil menambahkan, apabila hasil uji coba menunjukkan hasil positif dan aman digunakan, pemerintah akan membuka peluang konversi LPG ke CNG secara bertahap.

Menurutnya, salah satu keunggulan utama CNG adalah seluruh bahan bakunya berasal dari dalam negeri. Indonesia juga memiliki cadangan gas alam yang cukup besar, termasuk temuan cadangan baru di Kalimantan Timur yang berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik.

Pengembangan CNG 3 kg dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi tekanan impor LPG yang terus meningkat setiap tahun.


Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.