KAI Rencanakan Fasilitas Pengelolaan Sampah Modern Mulai 2026
Suara Pecari | PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana untuk memulai pembangunan fasilitas pengelolaan sampah modern pada semester II tahun 2026, dengan lokasi uji coba di Stasiun Gambir. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi limbah harian yang dihasilkan oleh perusahaan transportasi tersebut.
Pembangunan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS3R) modern ini akan memperkuat pemilahan sampah dari sumbernya. Selain itu, pengolahan sisa sampah organik juga akan diarahkan untuk menjadi pupuk berkualitas yang mendukung program penghijauan di area stasiun.
Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan perkeretaapian nasional. Ia menekankan bahwa penerapan manajemen sampah yang terpadu akan meningkatkan kualitas layanan publik di stasiun. “Program Waste Management Terintegrasi ini mencerminkan komitmen KAI Group untuk menyediakan layanan transportasi publik yang modern dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Stasiun Gambir akan menjadi model pengelolaan sampah yang terukur, terintegrasi, dan dapat diterapkan di berbagai stasiun lainnya,” ungkap Krisna.
Teknologi digital juga akan diterapkan dalam sistem pemantauan dan pencatatan data tonase sampah. Dalam pelaksanaannya, KAI akan menjalin kemitraan dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mewujudkan kelestarian stasiun kereta api. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup juga akan terlibat untuk memantau implementasi program pengolahan limbah di stasiun.
Mitra swasta seperti Enviro dan Kepul.id juga diajak untuk memperkuat ekosistem ekonomi sirkular secara optimal. Benny Rustanto, Direktur Bisnis Korporasi dan Operasi KAI Services, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan demi keberlanjutan transportasi perkeretaapian nasional.
“Transformasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan fasilitas, tetapi juga pada pendidikan masyarakat untuk peduli lingkungan. Kami ingin mengajak semua pelanggan, pekerja, dan mitra untuk bersama-sama menjaga kebersihan stasiun serta mendukung masa depan transportasi perkeretaapian Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan,” kata Benny.
Sistem pemilahan sampah ini akan dikembangkan ke berbagai wilayah strategis di kota besar di seluruh Indonesia. KAI Services berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan perkeretaapian yang adaptif dan selalu memperhatikan kelestarian alam.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











