Kakorlantas Polri Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas dengan Pendekatan Humanis

Kakorlantas Polri Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas dengan Pendekatan Humanis

Suara Pecari | Korlantas Polri terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih humanis. Hal ini disampaikan oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas 2026 yang diadakan di STIK Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang mempercepat penanganan kendaraan Over Dimension dan Overload (ODOL) di Indonesia. Program ini dilaksanakan bersama Kementerian Perhubungan dengan target penyelesaian pada tahun 2027. “Semoga tahun 2027 persoalan itu bisa diselesaikan secara komprehensif,” ungkapnya.

Korlantas Polri juga melakukan transformasi pada Indonesia Safety Driving Center (ISDC) yang terletak di Serpong, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pengemudi. “Transformasi ISDC sangat penting untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan pengemudi terhadap aturan lalu lintas. Kami juga telah melatih seribu pengemudi secara bertahap di ISDC Serpong,” tambah Kakorlantas.

Selain itu, Korlantas memperkenalkan program “Polantas Menyapa” yang ditujukan untuk mendekatkan diri kepada komunitas pengguna jalan, khususnya pengemudi ojek online (ojol). “Kami menjabarkan program Polantas Menyapa untuk seluruh komunitas, terutama pengemudi ojol di Indonesia. Bersama Jasa Raharja, kami juga akan membentuk Ojol Nusantara,” jelasnya.

Kakorlantas mencatat bahwa program ini telah mendapatkan tanggapan positif dari berbagai daerah, dengan 15 Polda siap mendukung inisiatif tersebut dan telah menjangkau jutaan pengemudi ojol. “Kami laporkan sudah ada 15 Polda yang siap mendukung program tersebut di daerah masing-masing. Hampir jutaan ojol sudah kami rangkul melalui silaturahmi dan pendekatan langsung,” terangnya.

Menutup sambutannya, Kakorlantas berharap Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 dapat menjadi forum yang kuat untuk meningkatkan koordinasi antar sektor. Ia juga berharap kebijakan yang dihasilkan dapat lebih terukur dan berbasis data. “Semoga Rakernis ini dapat menyatukan visi serta memperkuat koordinasi seluruh pihak terkait pelayanan lalu lintas,” tutup Kakorlantas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan