Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG, Realisasi Capai Rp88,15 Triliun

Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG, Realisasi Capai Rp88,15 Triliun

Suara Pecari | Jakarta – Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG LPP RRI dalam pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan, Kamis (11/6/2026). Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), tiba pukul 14.20 WIB untuk membahas langkah efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut pertemuan ini membawa kabar baik terkait pengelolaan anggaran.

“Efisiensi anggaran, kabar gembira. Biar turun, biar turun, efisiensi, mau lapor Pak Presiden efisiensi,” ujar Nanik kepada wartawan di Istana Kepresidenan. Namun, ia enggan merinci angka efisiensi yang akan dilaporkan sebelum bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. “Ya lapor dulu ke Pak Presiden. Masa aku lapor ke kalian,” tegasnya.

Langkah Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG LPP RRI ini sejalan dengan data terbaru dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (5/6/2026), Purbaya mengungkapkan realisasi anggaran MBG per Mei 2026 telah mencapai Rp88,15 triliun, melonjak 17,53 persen dari posisi April yang sebesar Rp75 triliun. Kenaikan ini seiring perluasan cakupan penerima dan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp88,15 triliun untuk 63,13 juta penerima dan 29.679 SPPG,” jelas Purbaya. Dari total penerima, 48,9 juta orang merupakan siswa, sementara 14,3 juta lainnya adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Sebelumnya, Purbaya telah memangkas pagu anggaran MBG dalam APBN 2026 dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun. Pemangkasan ini merupakan instruksi Presiden Prabowo untuk mengelola program secara lebih efisien. Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG LPP RRI diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret untuk menekan biaya tanpa mengurangi kualitas gizi penerima.

Nanik menambahkan bahwa efisiensi akan difokuskan pada rantai pasok, distribusi, dan pengelolaan SPPG. “Kami ingin memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran,” ujarnya. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan program MBG yang telah berjalan sejak awal 2025.

Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG LPP RRI juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Dengan realisasi yang terus meningkat, efisiensi menjadi kunci agar program dapat berkelanjutan. Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting dan malnutrisi melalui MBG, sehingga pengelolaan anggaran yang baik sangat vital.

Kesimpulannya, langkah efisiensi yang dilaporkan Kepala BPN kepada Presiden diharapkan mampu menekan biaya operasional MBG tanpa mengorbankan kualitas layanan. Dengan pagu yang sudah dipangkas, realisasi yang mencapai Rp88,15 triliun menunjukkan perlunya pengawasan ketat. Kepala BPN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG LPP RRI menjadi momentum untuk mengevaluasi dan menyempurnakan program gizi nasional ini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.