Dukung Misi Malang Willys Club Bangun Masjid, Bupati Malang Serahkan Rp40 Juta
Suara Pecari, MALANG – Kiprah Malang Willys Club (MWC) sebagai wadah berkumpulnya para pencinta jip antik legendaris mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Malang. Memasuki usia ke-39 tahun, komunitas otomotif ini tidak hanya sekadar berkumpul dan touring, tetapi juga menjadi motor penggerak aksi sosial dan promosi pariwisata daerah. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., secara langsung menyerahkan bantuan dana sebesar Rp40 juta untuk mendukung pembangunan masjid yang diinisiasi oleh MWC.
Perayaan HUT Ke-39 MWC di Pantai Ungapan
Malam puncak perayaan HUT Ke-39 Malang Willys Club digelar meriah di area Pantai Ungapan, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, pada Minggu (5/7/2026). Acara ini dihadiri oleh Bupati Malang beserta Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaidah dan Sekretaris Daerah Dr. Ir. Budiar, M.Si. Kehadiran orang nomor satu di Pemkab Malang tersebut disambut antusias oleh anggota MWC dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi yang akrab disapa Abah Sanusi mengacungkan jempol atas kesolidan keluarga besar MWC yang tetap eksis menjaga kebersamaan organisasi selama hampir empat dekade. “Syukur alhamdulillah kita malam ini merayakan ulang tahun ke-39 Malang Willys Club. Semoga semakin jaya, semakin kompak, dan mampu memberikan manfaat yang besar,” ucapnya di atas panggung.
Bantuan Rp40 Juta untuk Pembangunan Masjid
Momen spesial dalam acara tersebut adalah penyerahan bantuan uang tunai senilai Rp40 juta oleh Bupati Sanusi kepada Ketua MWC Loekito Rahardjo. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung aksi sosial pembangunan masjid yang menjadi salah satu program unggulan MWC di tahun ini. Tidak hanya itu, rombongan juga membagikan santunan kepada anak yatim serta paket bantuan bagi kaum dhuafa yang hadir di lokasi.
Bupati menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepedulian sosial MWC. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif MWC yang tidak hanya fokus pada hobi, tetapi juga peduli pada pembangunan tempat ibadah dan kesejahteraan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat mempercepat terwujudnya masjid yang representatif bagi warga,” harapnya.
Sinergi Antara Hobi, Sosial, dan Pariwisata
Malang Willys Club dikenal aktif menggelar berbagai agenda positif, seperti touring wisata, bakti sosial, dan city tour. Komunitas ini telah menjadi ikon otomotif klasik di Kabupaten Malang. Bupati Sanusi berharap ke depan MWC dapat terus mengeksplorasi dan mempromosikan destinasi alam unggulan Kabupaten Malang, seperti kawasan coban (air terjun) dan pesisir pantai selatan.
“Melalui aktivitas positif tersebut, MWC diharapkan mampu menjadi ruang kaderisasi bagi generasi muda yang sportif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Tidak hanya sebagai komunitas penghobi mobil antik jeep Willys saja, tapi MWC terus menjalin sinergi dengan masyarakat untuk dapat mengedukasi pecinta otomotif, khususnya kepada kaum muda. Serta, bisa lebih mendukung peningkatan potensi perekonomian dan pariwisata Kabupaten Malang,” pungkas Bupati.
Dampak dan Implikasi
Langkah MWC yang mengawinkan hobi dengan aksi sosial memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pembangunan masjid yang didukung dana dari pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi warga sekitar. Selain itu, kegiatan touring wisata yang rutin dilakukan MWC turut mempromosikan destinasi wisata lokal, yang pada akhirnya meningkatkan kunjungan wisatawan dan perekonomian masyarakat setempat.
Kehadiran Bupati dan jajaran OPD dalam acara ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung komunitas yang memiliki kontribusi nyata. Sinergi antara komunitas, pemerintah, dan swasta seperti yang ditunjukkan oleh Manajemen PO Bagong menjadi contoh kolaborasi yang baik untuk pembangunan daerah.
Sejarah dan Eksistensi Malang Willys Club
Malang Willys Club didirikan pada tahun 1987 dan hingga kini telah berusia 39 tahun. Komunitas ini beranggotakan para penggemar jeep Willys, kendaraan militer legendaris yang dikenal tangguh dan klasik. Selain touring, MWC juga aktif dalam kegiatan sosial seperti donor darah, bantuan bencana, dan pendidikan lalu lintas bagi pelajar. Eksistensi MWC menjadi bukti bahwa komunitas otomotif dapat menjadi agen perubahan sosial yang positif.
| Tahun | Pencapaian |
|---|---|
| 1987 | Berdiri |
| 2000 | Mulai rutin mengadakan bakti sosial |
| 2010 | Menjadi anggota federasi klub Willys Indonesia |
| 2025 | Inisiasi pembangunan masjid |
| 2026 | HUT ke-39 dan dukungan Rp40 juta dari Bupati |
Kegiatan MWC yang Mendukung Pariwisata
- Touring ke destinasi wisata alam seperti Coban Talun, Coban Rais, dan Pantai Ngliyep.
- City tour memperkenalkan sejarah dan budaya Malang kepada wisatawan.
- Partisipasi dalam event pariwisata daerah, seperti Malang Flower Festival.
- Promosi melalui media sosial dan liputan media massa.
Dengan dukungan dari pemerintah dan antusiasme anggota, MWC optimis dapat terus berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Pembangunan masjid menjadi salah satu bukti nyata bahwa komunitas otomotif tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga sarana beribadah dan berbagi.
Malam puncak HUT ke-39 MWC ditutup dengan penampilan musik, pembagian door prize, dan penggalangan dana tambahan untuk pembangunan masjid. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terpancar dari wajah para anggota dan tamu undangan. Bupati Sanusi berjanji akan terus mendukung program-program positif MWC ke depannya. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menginspirasi komunitas lainnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










