TPID Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Tiga Daerah: Upaya Stabilkan Harga Jelang Akhir Pekan
Suara Pecari, Pekanbaru – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah di tiga daerah, yakni Kota Pekanbaru, Kota Dumai, dan Kabupaten Kampar. Program ini merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.
Latar Belakang: Inflasi dan Daya Beli Masyarakat
Operasi pasar murah ini digelar di tengah tekanan inflasi yang masih membayangi perekonomian nasional. Meskipun inflasi Riau pada Juni 2026 tercatat relatif terkendali di angka 2,8% (year-on-year), kenaikan harga beberapa komoditas seperti beras dan minyak goreng masih menjadi perhatian serius. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, menegaskan bahwa operasi pasar murah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan gejolak harga di tingkat konsumen.
“Kami sadar bahwa daya beli masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah, masih rentan. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menggelar operasi pasar murah secara rutin,” ujar Tetty saat ditemui di sela-sela kegiatan di Pekanbaru, Senin (6/7/2026).
Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar Murah
Operasi pasar murah pekan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin (6/7) hingga Jumat (10/7/2026), dan tersebar di tiga daerah. Berikut adalah rincian jadwal dan lokasi kegiatan:
| Hari | Tanggal | Lokasi |
|---|---|---|
| Senin | 6 Juli 2026 | Halaman Posyandu Bunga Setangkai Lebat, Jalan Paus Gang Masjid, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru |
| Selasa | 7 Juli 2026 | Jalan Sukajadi, Pasar Pulau Payung, depan Sekretariat DPD APPSI Kota Dumai |
| Rabu | 8 Juli 2026 | Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kota Pekanbaru |
| Kamis | 9 Juli 2026 | Halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru |
| Jumat | 10 Juli 2026 | Halaman Kantor Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar |
Komoditas dan Harga Khusus
Dalam operasi pasar murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Berikut daftar komoditas yang disediakan beserta harganya:
- Beras SPHP: Rp60.000 per kemasan 5 kilogram.
- Beras Anak Daro dan Sokan: Rp83.000 per 5 kilogram atau Rp165.000 per 10 kilogram.
- Gula Pasir: Rp18.000 per kilogram.
- Minyak Goreng Kemasan Minyakita: Rp15.500 per bungkus.
- Garam dan Telur: Harga sesuai ketetapan operasi pasar murah.
Harga-harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berlaku. Misalnya, di pasar tradisional Pekanbaru, beras SPHP biasanya dijual Rp65.000-Rp70.000 per 5 kilogram, sementara minyak goreng kemasan mencapai Rp17.000-Rp18.000 per bungkus. Dengan selisih harga yang signifikan, diharapkan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari program ini.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Operasi pasar murah ini tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga, tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Dalam jangka pendek, program ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sehingga daya beli tetap terjaga. Dalam jangka panjang, TPID Riau berharap kegiatan ini dapat menekan laju inflasi di tingkat konsumen.
Selain itu, operasi pasar murah juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Tetty mengimbau warga untuk tertib saat mengantre dan membawa kantong belanja sendiri guna mengurangi sampah plastik. “Kami harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami juga mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” ucapnya. Langkah ini sejalan dengan gerakan nasional pengurangan sampah plastik yang terus digalakkan pemerintah.
Sinergi TPID dan BUMD: Model Pengendalian Inflasi
Keterlibatan PT Riau Pangan Bertuah sebagai BUMD dalam operasi pasar murah menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah. BUMD ini memiliki peran strategis dalam distribusi pangan dan stabilisasi harga. Dengan dukungan TPID yang melibatkan berbagai dinas terkait, program ini diharapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ke depan, TPID Riau berencana untuk memperluas jangkauan operasi pasar murah ke daerah-daerah lain di Provinsi Riau yang membutuhkan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk mengukur dampak program dan menyesuaikan jenis komoditas yang disediakan sesuai kebutuhan masyarakat.
Penutup: Harapan untuk Kesejahteraan Bersama
Di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi harga pangan, operasi pasar murah menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi rakyat. Melalui program ini, TPID Riau tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Masyarakat diimbau untuk terus memantau jadwal operasi pasar murah dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Dengan kerja sama semua pihak, inflasi dapat dikendalikan dan kesejahteraan masyarakat Riau dapat terus ditingkatkan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










