Wabup Agam Tinjau Sasaran TMMD ke-129, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Suara Pecari, Padang – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, meninjau langsung lokasi sasaran Program TNI Manunggal Membangun Desa Nagari (TMMDN) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, pada Rabu, 15 Juli 2026. Peninjauan ini dilakukan usai menghadiri pembukaan program untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Agam ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Irvan Yusri, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, serta unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rombongan meninjau dua sasaran utama TMMD tahun ini, yaitu pembangunan Rumah Tidak Laik Huni (RTLH) dan pembukaan jalan sepanjang 1.900 meter yang akan menghubungkan kawasan pertanian dan permukiman warga.
Dialog dengan Warga Penerima Manfaat RTLH
Di lokasi RTLH, Muhammad Iqbal berdialog langsung dengan warga penerima manfaat. Ia memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Program RTLH ini merupakan salah satu fokus TMMD ke-129, mengingat masih banyak masyarakat di daerah pedesaan yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni. Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
“Kami tidak ingin ada kesalahan sasaran. Setiap bantuan harus tepat orang, tepat jumlah, dan tepat kualitas. Saya minta kepada seluruh pihak yang terlibat untuk mengawal proses ini hingga selesai,” tegas Muhammad Iqbal di hadapan warga dan personel TNI.
Pembukaan Jalan: Akses Menuju Kesejahteraan
Selanjutnya, rombongan meninjau proyek pembukaan jalan sepanjang 1.900 meter. Jalan ini direncanakan akan menghubungkan kawasan pertanian yang selama ini terisolasi dengan permukiman warga dan pasar. Infrastruktur jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mempermudah distribusi hasil pertanian. Selama ini, petani di Nagari Nan Tujuah kesulitan mengangkut hasil panen karena akses jalan yang rusak dan sempit. Dengan adanya jalan baru, biaya transportasi diharapkan turun, sehingga pendapatan petani meningkat.
“Jalan ini bukan hanya aspal dan batu, tetapi urat nadi ekonomi warga. Saya yakin setelah jalan ini selesai, roda perekonomian di Nagari Nan Tujuah akan berputar lebih cepat,” ujar Muhammad Iqbal.
Data Sasaran TMMD ke-129 di Nagari Nan Tujuah
| Jenis Sasaran | Volume | Lokasi | Target Penyelesaian |
|---|---|---|---|
| Pembangunan RTLH | 10 unit | Nagari Nan Tujuah | Agustus 2026 |
| Pembukaan Jalan | 1.900 meter | Nagari Nan Tujuah | Agustus 2026 |
| Sasaran Nonfisik (penyuluhan, bakti sosial) | 5 kegiatan | Nagari Nan Tujuah | Agustus 2026 |
Sinergi TNI-Pemerintah-Masyarakat
Dandim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro menegaskan bahwa seluruh sasaran fisik maupun nonfisik akan dikerjakan secara terpadu selama pelaksanaan TMMD. Pengerjaan dilakukan dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat guna mempercepat penyelesaian program dan memperkuat semangat kebersamaan. Program nonfisik meliputi penyuluhan tentang kesehatan, pertanian, dan wawasan kebangsaan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat.
“Kami libatkan masyarakat sejak perencanaan hingga pelaksanaan. Ini bukan proyek TNI semata, tetapi milik kita bersama. Gotong royong adalah kunci keberhasilan,” ujar Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Program TMMD ke-129 di Nagari Nan Tujuah diharapkan memberikan dampak multidimensional bagi masyarakat setempat. Beberapa dampak yang diantisipasi antara lain:
- Peningkatan Kualitas Hunian: Sepuluh keluarga penerima RTLH akan memiliki rumah yang layak huni, sehingga kesehatan dan kenyamanan mereka meningkat.
- Akses Transportasi Lebih Baik: Jalan baru sepanjang 1.900 meter akan memangkas waktu tempuh ke pusat kecamatan dan memudahkan akses ke fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas.
- Pertumbuhan Ekonomi Lokal: Dengan lancarnya distribusi hasil pertanian, pendapatan petani diprediksi naik hingga 20% dalam jangka pendek. Selain itu, munculnya peluang usaha baru di sepanjang jalur jalan.
- Penguatan Gotong Royong: Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan memperkuat ikatan sosial dan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.
Kronologi Kegiatan Peninjauan
- Pukul 08.00 WIB: Wakil Bupati Agam dan rombongan tiba di Nagari Nan Tujuah, disambut oleh perangkat nagari dan warga.
- Pukul 08.30 WIB: Upacara pembukaan TMMD ke-129 di halaman Kantor Wali Nagari.
- Pukul 09.30 WIB: Peninjauan lokasi pembangunan RTLH milik Bapak Jasman, salah satu penerima manfaat.
- Pukul 10.15 WIB: Dialog dengan warga penerima RTLH dan penyerahan bantuan sembako.
- Pukul 11.00 WIB: Peninjauan ruas jalan yang akan dibuka, ditandai dengan pemancangan tiang pertama oleh Wakil Bupati.
- Pukul 12.30 WIB: Rombongan kembali ke kantor Wali Nagari untuk rapat koordinasi singkat.
Harapan dan Komitmen ke Depan
Muhammad Iqbal menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membangun jalan maupun rumah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan akses pelayanan, dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Agam, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Program ini juga dinilai menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan.
Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan anggaran, TMMD membuktikan bahwa gotong royong masih menjadi solusi efektif dalam membangun Indonesia dari pinggiran. Nagari Nan Tujuah hari ini mungkin masih sunyi, tetapi dalam beberapa pekan ke depan, deru mesin dan semangat kebersamaan akan mengubah wajah desa ini. Jalan baru dan rumah layak huni bukan hanya infrastruktur fisik, melainkan fondasi bagi masa depan yang lebih cerah. Semoga program serupa terus berlanjut dan menginspirasi daerah lain untuk bergerak bersama membangun negeri.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.








