Hari Anak Nasional, Selvi Ananda Dijadwalkan Kunjungi LPKA Batam: Sorotan Pembinaan Anak Berhadapan Hukum

Hari Anak Nasional, Selvi Ananda Dijadwalkan Kunjungi LPKA Batam: Sorotan Pembinaan Anak Berhadapan Hukum

Suara Pecari, Bintan – Istri Wakil Presiden RI, Selvi Ananda, dijadwalkan mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam di Kabupaten Bintan pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menyoroti kondisi dan pembinaan anak-anak yang berhadapan dengan hukum di Indonesia.

Persiapan Matang Sambut Kedatangan Ibu Wakil Presiden

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Riau, Aris Munandar, mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. “Kami memastikan seluruh fasilitas dan program berjalan optimal. Ibu Selvi akan melihat langsung aktivitas sehari-hari anak binaan, termasuk pendidikan dan pelatihan keterampilan yang mereka ikuti,” ujar Aris, Senin (13/7/2026).

LPKA Batam: Wajah Baru Pembinaan Anak

LPKA Kelas II Batam kini menempati lokasi baru di Kabupaten Bintan. Pemindahan ini dilakukan untuk memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi anak binaan. Berikut perbandingan fasilitas lama dan baru:

AspekLokasi LamaLokasi Baru (Bintan)
Kapasitas50 anak100 anak
Ruang Belajar2 kelas4 kelas + laboratorium komputer
Bengkel Keterampilan1 bengkel serbaguna3 bengkel (kayu, las, menjahit)
Area OlahragaLapangan sempitLapangan multifungsi + taman

Pembinaan Berbasis Hak Anak

Menurut Aris, pembinaan di LPKA Batam mengedepankan pemenuhan hak anak sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Beberapa program unggulan meliputi:

  • Pendidikan formal (Paket A, B, C) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat.
  • Pelatihan keterampilan vokasi: otomotif, tata boga, dan desain grafis.
  • Bimbingan psikososial dan konseling.
  • Pembinaan keagamaan dan budi pekerti.

“Kami tidak ingin anak-anak ini merasa dihukum, tetapi dibina. Mereka tetap punya masa depan,” tegas Aris.

Dampak Kunjungan Selvi Ananda

Kunjungan istri Wakil Presiden ini diharapkan membawa dampak positif, antara lain:

  • Meningkatkan perhatian publik terhadap nasib anak berhadapan dengan hukum.
  • Mendorong alokasi anggaran lebih besar untuk LPKA di seluruh Indonesia.
  • Memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait dalam pembinaan anak.

Psikolog anak, Dr. Ratna Dewi, menilai kunjungan figur publik seperti Selvi Ananda dapat mengurangi stigma negatif terhadap anak binaan. “Masyarakat seringkali memandang mereka sebagai penjahat kecil. Padahal, dengan pembinaan yang tepat, mereka bisa kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif,” ujarnya.

Hari Anak Nasional: Momentum Refleksi

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Kunjungan Selvi Ananda ke LPKA Batam menjadi simbol bahwa anak-anak yang berhadapan dengan hukum pun berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan kedua. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menunjukkan, pada tahun 2025 terdapat sekitar 6.000 anak yang berada di LPKA di seluruh Indonesia. Angka ini menuntut perhatian serius dari semua pihak.

Aris Munandar menambahkan, “Kami berharap kehadiran Ibu Selvi bisa membuka mata banyak pihak bahwa pembinaan anak bukan hanya tugas pemasyarakatan, melainkan tanggung jawab bersama.”

Kronologi Persiapan Kunjungan

  1. 20 Juni 2026: Koordinasi awal antara Sekretariat Wakil Presiden dan Kanwil Ditjenpas Kepri.
  2. 27 Juni 2026: Rapat persiapan di LPKA Batam, melibatkan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Polres Bintan.
  3. 5 Juli 2026: Simulasi kunjungan dan pengecekan protokol kesehatan.
  4. 13 Juli 2026: Pengumuman resmi jadwal kunjungan oleh Aris Munandar.
  5. 23 Juli 2026: Kunjungan Selvi Ananda dijadwalkan pukul 09.00 WIB.

Masyarakat Bintan dan Batam menyambut antusias rencana kunjungan ini. Beberapa komunitas peduli anak berencana menggelar aksi dukungan di sekitar LPKA. “Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak binaan juga bagian dari kita,” kata Ketua Komunitas Sahabat Anak Batam, Rina Marlina.

Di tengah berbagai tantangan, kunjungan Selvi Ananda ke LPKA Batam diharapkan menjadi titik balik dalam upaya pembinaan anak berhadapan dengan hukum di Indonesia. Bukan hanya seremonial, tetapi juga aksi nyata untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya, termasuk mereka yang tersandung kasus hukum.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *