Waka DPR Cucun Harap Kepemimpinan Baru PBNU Jadi Perekat dan Sejukkan Umat

Waka DPR Cucun Harap Kepemimpinan Baru PBNU Jadi Perekat dan Sejukkan Umat

Suara Pecari – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mampu menjadi perekat dan menyejukkan umat di tengah kondisi bangsa saat ini. Pernyataan ini disampaikan usai terpilihnya Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU.

Harapan Terhadap Kepemimpinan Baru PBNU

Cucun Ahmad Syamsurijal mengucapkan selamat kepada para pemimpin baru PBNU, yakni KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa harapan bagi warga Nahdliyin dan mendorong NU menjadi organisasi yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“NU adalah organisasi massa terbesar dengan basis tradisional di Indonesia, sehingga peran kepemimpinan baru sangat penting untuk memperkuat dan mengembangkan organisasi ini,” ujar Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Peran NU sebagai Perekat Umat

Cucun menegaskan bahwa warga Nahdliyin menaruh harapan besar agar NU dapat memperkuat peran dan kekuatannya sebagai organisasi sosial keagamaan yang berpengaruh. Dalam situasi bangsa yang beragam dan dinamis, NU diharapkan mampu menjadi perekat di tengah umat dan membantu pemerintah dalam menjaga keharmonisan dan kedamaian sosial.

“Dengan basis massa yang kuat, NU memiliki tugas penting untuk menyejukkan umat dan menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

Konteks Muktamar ke-35 NU

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama merupakan forum tertinggi organisasi ini untuk memilih kepemimpinan baru dan membahas arah kebijakan organisasi selama lima tahun ke depan. Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz dan KH Miftachul Akhyar sebagai pimpinan diharapkan memperkuat posisi NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga menyampaikan selamat atas penyelenggaraan muktamar dan berharap NU semakin baik dalam menjalankan peran strategisnya di masyarakat.

Dinamika dan Tantangan NU

Cucun menyoroti pentingnya adaptasi NU dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan umat. Hal ini termasuk memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan peran NU dalam berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan.

Harapan warga Nahdliyin adalah NU bisa terus maju dan berkontribusi positif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta mendukung pembangunan nasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *