Biaya MBG per Anak Diminta Transparan, BGN Pastikan Rp 15 Ribu per Porsi

Biaya MBG per Anak Diminta Transparan, BGN Pastikan Rp 15 Ribu per Porsi

Suara Pecari, JakartaBadan Gizi Nasional (BGN) memastikan biaya program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 15 ribu per porsi untuk setiap anak penerima manfaat. Pernyataan ini menanggapi permintaan anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago yang meminta transparansi rincian biaya MBG agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat.

Permintaan Transparansi Biaya MBG

Irma Suryani Chaniago menegaskan pentingnya keterbukaan informasi mengenai biaya MBG per porsi dalam rapat bersama BGN membahas Rencana Kerja dan Anggaran BGN Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ia menyoroti potensi kebingungan masyarakat terkait nilai makanan yang diterima, terutama adanya perbedaan antara harga yang disebutkan Rp 15 ribu dengan nilai distribusi yang lebih rendah.

“Saya minta kepada BGN untuk melaksanakan apa yang kami sampaikan hari ini agar tidak merugikan negara, rakyat, dan mampu mendorong pemerintah menyiapkan fiskal cukup bagi keberlangsungan makan bergizi gratis ini,” ujar Irma dalam rapat tersebut.

Anggaran dan Sasaran Program MBG

Dalam rapat itu, BGN mengungkapkan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp 240,20 triliun, dengan alokasi Rp 232,50 triliun khusus untuk penyediaan menu makanan bagi 72.464.886 penerima manfaat. Program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan kenyang, tetapi juga harus memperhatikan aspek gizi yang tepat sesuai standar kesehatan.

Penegasan dari Kepala BGN

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa setiap porsi MBG dialokasikan sebesar Rp 15 ribu. Ia juga menekankan komitmen penggunaan anggaran secara efisien dengan mempertimbangkan target penerima manfaat dan kondisi fiskal tahun depan.

“Anggaran ini adalah uang rakyat yang harus dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujar Sudaryono. Ia juga memastikan tidak akan ada pengadaan yang tidak diperlukan dalam pelaksanaan program MBG selama kepemimpinannya.

Pentingnya Informasi Terbuka bagi Masyarakat

Permintaan transparansi ini penting untuk menghindari informasi yang membingungkan di masyarakat dan memastikan bahwa alokasi dana untuk MBG sesuai dengan realisasi di lapangan. Dengan informasi yang jelas, publik dapat memahami nilai sebenarnya dari program ini serta manfaat yang diterima oleh anak-anak penerima manfaat.

Upaya ini juga menjadi bagian dari pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran negara agar program makan bergizi dapat berkelanjutan dan tepat sasaran.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *