Respons Banyak Profesi Baru, BPS Terbitkan KBJI 2026 Dukung Data Ketenagakerjaan

Respons Banyak Profesi Baru, BPS Terbitkan KBJI 2026 Dukung Data Ketenagakerjaan

Suara Pecari, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi meluncurkan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 sebagai respons terhadap kemunculan banyak profesi baru, terutama di bidang digital job dan green job. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat data ketenagakerjaan di Indonesia dengan klasifikasi jabatan yang lebih mutakhir dan rinci.

Peran KBJI 2026 dalam Mendukung Data Ketenagakerjaan

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa KBJI 2026 memperbarui klasifikasi jabatan terakhir yang diterbitkan pada 2014. Dengan pembaruan ini, KBJI mampu menangkap dinamika pasar kerja yang cepat berubah, termasuk munculnya berbagai jabatan baru di sektor digital dan lingkungan.

KBJI 2026 terdiri dari 10 Golongan Pokok, 43 Subgolongan Pokok, dan 130 Golongan, sama dengan versi 2014. Namun, detail pada tingkat Subgolongan bertambah menjadi 449 kode, naik 3 kode dari sebelumnya. Jabatan pun didetailkan menjadi 2.380 posisi, meningkat 243 posisi dibandingkan KBJI 2014.

Contoh Jabatan Baru dalam KBJI 2026

KBJI 2026 tidak hanya memperbarui jabatan yang sudah ada tetapi juga memasukkan profesi baru yang muncul seiring perubahan dunia kerja. Contohnya terdapat pada sektor pariwisata, dimana jabatan seperti ahli cagar budaya, dosen ilmu pariwisata, terapis spa, edukator museum, dan register museum kini masuk dalam klasifikasi resmi.

Standar Internasional untuk Perbandingan Data

KBJI 2026 disusun berdasarkan standar internasional ISCO 8, yang memungkinkan perbandingan data ketenagakerjaan antar wilayah dan negara menjadi lebih mudah dan konsisten. Struktur baku ini juga mendukung integrasi data dari berbagai survei, sensus, dan administrasi lintas sektor.

Dukungan untuk Industri dan Human Capital

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan bahwa KBJI 2026 dapat membantu pelaku industri dalam mengelola sumber daya manusia serta memetakan tren profesi dan lowongan kerja baru. KBJI ini juga dapat menjadi acuan dalam merancang struktur organisasi dan pengelolaan Human Capital perusahaan agar lebih terstandarisasi.

Signifikansi KBJI 2026 bagi Pasar Kerja Indonesia

Dengan klasifikasi jabatan yang diperbarui, KBJI 2026 menjadi alat penting bagi pemerintah dan pelaku industri untuk memahami perubahan pasar kerja, merencanakan kebijakan ketenagakerjaan, serta menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja dengan perkembangan zaman. Pembaruan ini juga mendukung penciptaan data yang akurat dan mudah dibandingkan dalam konteks nasional maupun internasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *