Pendaftaran Perlinsos Digital di Pandeglang Terkendala Data dan Internet
Suara Pecari, Pandeglang – Pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara digital di Kabupaten Pandeglang mengalami hambatan akibat keterbatasan jaringan internet dan ketidaksesuaian data kependudukan. Masalah ini terutama dirasakan oleh warga yang tinggal di daerah pelosok dan para lansia, yang kesulitan mengakses layanan serta mengajukan bantuan sosial.
Kendala Utama dalam Pendaftaran Perlinsos Digital
Menurut Beni Aprianto, Staf Pelaksana Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, masalah jaringan internet yang belum merata menjadi hambatan utama bagi warga untuk mengakses layanan digital. Daerah pelosok yang jangkauan internetnya terbatas membuat proses pendaftaran tidak berjalan lancar.
Selain itu, ketidaksesuaian data kependudukan dan kendala dalam verifikasi identitas turut memperlambat proses pendaftaran. Beni menyarankan agar warga yang ingin mendaftar mempercepat proses dengan menyiapkan dokumen administrasi sesuai persyaratan yang berlaku.
Upaya Pendampingan dari Dinsos Pandeglang
Untuk mengatasi kesulitan tersebut, Dinsos Pandeglang mengerahkan berbagai pihak seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, operator desa, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) agar dapat membantu warga, terutama lansia, yang kesulitan menggunakan layanan digital.
Petugas juga berperan dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan sosial namun belum terdata dalam program pemerintah. Pendampingan ini bertujuan memastikan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat terlayani dengan baik.
Perubahan Kondisi Ekonomi dan Pemutakhiran Data
Dinsos Pandeglang juga menghadapi tantangan dalam pemutakhiran data calon penerima bantuan sosial. Perubahan kondisi ekonomi keluarga yang tidak tercermin dalam data kependudukan berpotensi menyebabkan warga yang membutuhkan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.
Beni mengungkapkan bahwa data kesejahteraan yang belum diperbarui sesuai kondisi terbaru keluarga dapat menghambat warga dalam menerima bantuan. Oleh karena itu, Dinsos mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk aktif menyampaikan informasi terkini mengenai kondisi sosial ekonomi warga sebagai bahan pemutakhiran data dan pengusulan calon penerima bantuan.
Pentingnya Data yang Akurat dan Sesuai Kondisi Nyata
Beni menegaskan bahwa proses pengusulan penerima bantuan harus didasarkan pada kondisi nyata masyarakat dan memenuhi kriteria yang berlaku. Hal ini penting agar bantuan sosial dapat tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Dengan perhatian khusus terhadap data dan kondisi di lapangan, diharapkan penerima bantuan sosial di Kabupaten Pandeglang dapat lebih akurat dan efektif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










