Karhutla Mulai Mengancam Kawasan IKN, Polri Kerahkan 100 Personel Brimob
Suara Pecari, Kalimantan Timur – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengancam kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Mengantisipasi potensi bahaya ini, Polri mengerahkan 100 personel Brimob untuk membantu pemadaman dan mitigasi kebakaran di wilayah tersebut.
Upaya Polri dalam Penanganan Karhutla di Kawasan IKN
Personel Brimob yang dikerahkan berasal dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II. Mereka diberangkatkan melalui upacara resmi di Markas Polda Kalimantan Timur, Balikpapan, yang dipimpin oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Rustam Mansur. Tugas utama mereka adalah memadamkan titik api dan mencegah kebakaran meluas di Kabupaten Kutai Timur, Kutai Barat, Paser, serta kawasan IKN.
Penempatan Personel di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah
Selain 100 personel di Kalimantan Timur, Polri secara keseluruhan mengerahkan 200 personel Brimob untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Di samping itu, 10 personel BKO Bareskrim ditempatkan untuk mendukung penegakan hukum terkait karhutla, dengan lima personel masing-masing di kedua provinsi tersebut.
Strategi Penanganan Karhutla
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo, menyatakan bahwa upaya penanganan karhutla dilakukan melalui tiga pendekatan utama:
- Pemadaman titik api secara langsung;
- Pencegahan penyebaran api agar tidak meluas;
- Penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menanggulangi karhutla yang berpotensi mengancam kawasan penting seperti IKN.
Kondisi dan Ancaman Terhadap Kawasan IKN
Meski kawasan IKN termasuk area mitigasi yang menjadi fokus penanganan, Polri belum merinci apakah titik api sudah mencapai kawasan inti IKN, luas lahan yang terbakar, maupun seberapa dekat kebakaran dengan lokasi pembangunan ibu kota baru tersebut. Informasi mengenai sebaran titik api dan perkembangan pemadaman sangat penting untuk mengevaluasi tingkat risiko yang dihadapi kawasan IKN dan sekitarnya.
Dukungan dan Sinergi Penanganan Karhutla
Selain Polri, TNI juga turut berperan aktif dalam penanganan karhutla, termasuk pengerahan dua pesawat Hercules untuk menyebarkan dry ice di area terdampak. Upaya bersama ini diharapkan dapat mempercepat pemadaman dan mengurangi dampak kebakaran yang merusak lingkungan dan mengancam pembangunan IKN.
Penanganan karhutla secara terpadu ini menjadi krusial mengingat kawasan IKN merupakan proyek strategis nasional yang membutuhkan perlindungan dari risiko kebakaran hutan dan lahan agar pembangunan dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










