Program Bantuan Pangan Beras Diperpanjang Selama Dua Bulan

Program Bantuan Pangan Beras Diperpanjang Selama Dua Bulan

Suara Pecari | Perum Bulog mengumumkan bahwa program bantuan pangan beras akan diperpanjang selama dua bulan ke depan. Keputusan ini diambil setelah rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI, yang menilai pentingnya tambahan bantuan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat menghadapi potensi El Nino.

Direktur Utama Perum Bulog, Rizal Ramli, menyatakan bahwa bantuan pangan yang disediakan khusus berupa beras, sesuai dengan kesepakatan dalam rapat tersebut. Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan, sehingga total bantuan selama dua bulan mencapai 20 kilogram.

Awalnya, Bulog mengusulkan program bantuan ini berlangsung selama empat bulan. Namun, penyaluran kini direncanakan berlangsung pada Agustus hingga November 2026, menyasar sekitar 33 juta penerima manfaat.

Rizal memperkirakan kebutuhan beras untuk program tersebut mencapai sekitar 1,3 juta ton untuk empat bulan. Dengan tambahan dua bulan ini, total distribusi bantuan pangan sepanjang tahun 2026 diproyeksikan mencapai 1,9 juta ton. Meskipun demikian, hingga saat ini, Bulog baru menerima penugasan untuk dua bulan tambahan bantuan pangan tersebut.

Rizal menambahkan bahwa program bantuan pangan ini juga ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok yang sering terjadi menjelang akhir tahun. Ia mengungkapkan bahwa dampak dari fenomena El Nino dan situasi ekonomi global dapat memengaruhi kondisi masyarakat, sehingga keberadaan bantuan ini menjadi semakin krusial.

Dengan adanya perpanjangan program bantuan pangan beras selama dua bulan ini, diharapkan dapat memberikan sokongan yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan yang ada.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan