KAI Group Catat Rekor: 214,05 Juta Pelanggan hingga Mei 2026, Didominasi KAI Commuter

KAI Group Catat Rekor: 214,05 Juta Pelanggan hingga Mei 2026, Didominasi KAI Commuter

Suara Pecari | Jakarta – KAI Group mencatat pencapaian signifikan dalam layanan transportasi kereta api di Indonesia. Hingga Mei 2026, KAI Group Layani 214 05 Juta Pelanggan hingga Mei 2026 LPP RRI, atau tepatnya 214.045.803 pelanggan. Angka ini meningkat 7,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 199.663.907 pelanggan. Kontribusi terbesar berasal dari KAI Commuter yang melayani 169.047.494 pengguna, tumbuh 6,24 persen dari tahun 2025.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi di Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026, menyatakan bahwa kereta api telah menjadi bagian integral dari aktivitas masyarakat. “Ada yang menggunakannya untuk bekerja, belajar, berbisnis, berwisata, maupun mengakses layanan transportasi lainnya. Konektivitas yang terus berkembang membuat perjalanan menjadi lebih mudah, efisien, dan dapat diandalkan,” ujar Anne. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total perjalanan wisatawan nusantara tahun 2025 menembus 1,2 miliar perjalanan, menunjukkan tren peningkatan mobilitas nasional.

Selain KAI Commuter, segmen Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal juga mencatat pertumbuhan. Layanan ini melayani 24.372.733 pelanggan, naik 9,94 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, LRT Jabodebek berhasil menjaring 13.211.856 penumpang, mencatat kenaikan 23,16 persen. KAI Group Layani 214 05 Juta Pelanggan hingga Mei 2026 LPP RRI juga mencakup layanan KAI Bandara yang melayani 2.905.389 penumpang melalui KA Srilelawangsa dan YIA. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengangkut 2.415.736 pelanggan menggunakan kereta cepat Whoosh.

Di luar Jawa, KA Makassar-Parepare melayani 145.735 pelanggan, sementara LRT Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat 1.815.017 penumpang. Anak usaha KAI Wisata melayani 131.843 orang untuk perjalanan wisata khusus. Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menambahkan bahwa semakin terhubungnya layanan perkeretaapian memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “KAI Group akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integrasi antarmoda, dan menghadirkan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas nasional secara berkelanjutan,” kata Wisnu.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa KAI Group berhasil memenuhi kebutuhan transportasi massal yang efisien di berbagai wilayah. Dengan peningkatan layanan di semua segmen, KAI Group Layani 214 05 Juta Pelanggan hingga Mei 2026 LPP RRI menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Ke depannya, KAI Group berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan layanan guna mendukung konektivitas nasional.

Kesimpulannya, capaian KAI Group ini mencerminkan tren positif dalam mobilitas masyarakat Indonesia. Dengan integrasi antarmoda yang semakin baik, kereta api menjadi pilihan utama bagi banyak orang. KAI Group diharapkan dapat mempertahankan momentum ini dan terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta pembangunan berkelanjutan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.