IHSG Turun 0,12 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 11.431 Triliun
Pergerakan IHSG Minggu Ini
Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tipis sebesar 0,12 persen selama sepekan dari 24 hingga 28 Juni 2026. IHSG ditutup pada level 6.518,121, turun dari posisi sebelumnya 6.525,690. Penurunan ini juga berdampak pada kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang turun menjadi Rp 11.431 triliun, dari Rp 11.449 triliun pada pekan sebelumnya.
Detail Kinerja Pasar Saham
Pada awal perdagangan Senin (22 Juni), IHSG sempat ambruk tajam dengan penurunan hingga 5,03 persen atau 418,75 poin dalam 17 menit pertama setelah pembukaan pasar, mencapai level 7.910,85. Namun, penurunan tersebut tidak berlanjut drastis hingga penutupan pekan.
Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami penurunan sebesar 1,84 persen, menjadi Rp 15,29 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp 15,57 triliun. Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian turun signifikan sebesar 28,33 persen menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar saham pekan sebelumnya.
Frekuensi transaksi harian juga menurun 2,64 persen menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Aktivitas Investor Asing
Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 482,24 triliun pada hari terakhir pekan ini. Sepanjang tahun 2026, investor asing telah melakukan penjualan bersih senilai Rp 70,360 triliun, menunjukkan tren pelemahan investasi asing di pasar saham Indonesia.
Penguatan Pasar Modal ASEAN
Pada Rabu (26 Juni), para pemimpin bursa saham ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Exchanges mengadakan pertemuan dalam acara Invest ASEAN 2026 yang bersamaan dengan Thailand Focus 2026. Pertemuan ini menegaskan komitmen untuk memperkuat pasar modal di kawasan ASEAN melalui berbagai upaya seperti:
- Menarik pencatatan saham perusahaan berkualitas tinggi.
- Mendukung penciptaan nilai perusahaan.
- Mendorong diversifikasi produk investasi.
- Mempermudah akses bagi investor domestik maupun internasional.
Meskipun masing-masing negara memiliki karakteristik dan tingkat perkembangan pasar modal yang berbeda, anggota ASEAN Exchanges sepakat untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat konektivitas antarpasar modal di kawasan.
Signifikansi dan Dampak
Penurunan IHSG meskipun relatif kecil, mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas investor asing yang cenderung melakukan penjualan. Kondisi ini penting bagi para pelaku pasar dan investor sebagai bahan evaluasi dalam mengambil keputusan investasi ke depan.
Upaya kolaboratif antar bursa saham ASEAN menunjukkan langkah positif dalam meningkatkan daya saing pasar modal kawasan, yang pada gilirannya dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas dan pertumbuhan investasi regional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










