Bulog Lampung Utara dan Pemkab Way Kanan Perkuat Sinergi untuk Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Bulog Lampung Utara dan Pemkab Way Kanan Perkuat Sinergi untuk Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Suara Pecari, Way Kanan – Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Utara bersama Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus memperkuat koordinasi guna memastikan program bantuan pangan dan stabilisasi harga berjalan efektif. Dalam pertemuan yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026, kedua pihak mengevaluasi pelaksanaan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026, serta membahas program Gerakan Pangan Murah sebagai upaya mengendalikan inflasi daerah.

Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan: Berjalan Baik dan Tepat Sasaran

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Utara, Gusdi Prasmana, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi menunjukkan penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Way Kanan telah berlangsung sesuai ketentuan. “Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, penyaluran bantuan pangan di Way Kanan telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ujarnya di sela-sela pertemuan.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program nasional untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok. Alokasi bantuan untuk dua bulan tersebut mencakup beras, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya yang didistribusikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Evaluasi ini menjadi bahan penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program pada alokasi berikutnya, terutama dalam hal ketepatan sasaran dan ketepatan waktu distribusi.

Gerakan Pangan Murah: Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga

Selain mengevaluasi bantuan pangan, pertemuan tersebut juga membahas pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini dinilai memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas pangan. “Program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” kata Gusdi.

GPM merupakan salah satu instrumen yang digunakan Bulog untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen. Melalui program ini, Bulog menyediakan berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu dengan harga di bawah harga pasar. Kegiatan GPM biasanya digelar di titik-titik strategis seperti pasar tradisional, perkantoran, atau lokasi keramaian lainnya.

Berikut adalah jadwal dan lokasi Gerakan Pangan Murah yang direncanakan di Kabupaten Way Kanan pada semester II tahun 2026:

BulanLokasiKomoditas Utama
Agustus 2026Kecamatan BaradatuBeras Premium, Minyak Goreng
September 2026Kecamatan BanjitGula Pasir, Tepung Terigu
Oktober 2026Kecamatan KasuiBeras Medium, Minyak Goreng
November 2026Kecamatan Negara BatinBeras Premium, Gula Pasir

Sinergi Bulog dan Pemkab: Kunci Pengendalian Inflasi Daerah

Gusdi menegaskan bahwa Bulog akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung pengendalian inflasi daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan stok pangan yang memadai serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi harga. “Bulog akan terus mendukung pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi bahan pokok dan menjaga ketersediaan bahan pangan melalui berbagai program, salah satunya Gerakan Pangan Murah,” katanya.

Inflasi bahan pangan menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Kabupaten Way Kanan, sebagai salah satu daerah agraris di Provinsi Lampung, memiliki potensi produksi pangan yang cukup besar, namun fluktuasi harga tetap menjadi tantangan. Koordinasi antara Bulog dan Pemkab Way Kanan menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas distribusi pangan kepada masyarakat. “Melalui evaluasi dan penguatan koordinasi ini, kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi bantuan pangan serta mendukung stabilitas pasokan di Kabupaten Way Kanan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pengendalian inflasi di daerah,” ujar Gusdi.

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat dan Perekonomian Daerah

Penguatan koordinasi antara Bulog Lampung Utara dan Pemkab Way Kanan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal akses terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Dengan adanya evaluasi berkala, penyaluran bantuan pangan dapat lebih tepat sasaran, mengurangi risiko kebocoran atau mis-target. Selain itu, program Gerakan Pangan Murah memberikan alternatif bagi masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Dari sisi perekonomian daerah, stabilitas harga pangan berkontribusi pada pengendalian inflasi secara keseluruhan. Inflasi yang rendah dan stabil menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendorong investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koordinasi yang erat antara Bulog dan pemerintah daerah juga memudahkan pemantauan pasokan dan harga di lapangan, sehingga respons terhadap gejolak harga dapat dilakukan dengan cepat.

Penutup: Komitmen Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan

Langkah Bulog Lampung Utara dan Pemkab Way Kanan dalam memperkuat koordinasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas, sinergi antara lembaga pemerintah dan BUMN pangan menjadi semakin krusial. Dengan evaluasi yang berkelanjutan dan program yang adaptif, diharapkan masyarakat Way Kanan dapat terus menikmati akses pangan yang stabil dan terjangkau, serta terhindar dari dampak buruk inflasi. Ke depannya, kolaborasi serupa diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola distribusi pangan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *