Penundaan Pajak Marketplace Jadi Sentimen Positif, IHSG Diprediksi Menguat Lagi
Suara Pecari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026, menyusul sentimen positif dari penundaan penerapan pajak marketplace yang sebelumnya dijadwalkan efektif pada Agustus 2026.
Fakta Utama Penguatan IHSG
IHSG pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, berhasil ditutup menguat sebesar 31,53 poin atau 0,50 persen ke posisi 6.351,14. Penguatan ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain membaiknya sejumlah indikator ekonomi domestik dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, optimisme investor terhadap kinerja emiten juga meningkat.
Penundaan Pajak Marketplace
Keputusan pemerintah untuk menunda implementasi pemungutan pajak melalui marketplace yang semula direncanakan berlaku efektif pada Agustus 2026 menjadi salah satu sentimen positif bagi pasar saham. Langkah ini memberikan waktu lebih bagi pelaku usaha dan pemerintah untuk menyesuaikan diri, sehingga menurunkan ketidakpastian di pasar.
Analisis dan Rekomendasi Analis
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, secara teknikal sejumlah indikator menunjukkan potensi penguatan IHSG masih berlanjut dengan target level antara 6.370 hingga 6.400. Phintraco juga mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat menjadi 5,29 persen, namun masih lebih baik dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 5,1 persen.
Phintraco merekomendasikan saham-saham seperti ANTM, BRMS, BUMI, KLBF, ENRG, dan PSAB untuk diperhatikan dalam perdagangan hari ini.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berada pada fase awal wave b dari wave (c), yang memberi peluang penguatan lebih lanjut dengan target di kisaran 6.403 hingga 6.420. Namun, mereka mengingatkan adanya potensi pembalikan arah jangka pendek di rentang 6.324 hingga 6.341.
MNC Sekuritas menyarankan investor mencermati saham ADRO, ASII, BKSL, dan EXCL pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026.
Konteks dan Dampak
Penundaan pajak marketplace tidak hanya mengurangi tekanan terhadap pelaku usaha digital, tetapi juga menurunkan kekhawatiran investor terhadap potensi dampak negatif kebijakan tersebut pada kinerja perusahaan yang terdaftar di bursa. Hal ini membantu menciptakan suasana pasar yang lebih kondusif dan berkontribusi pada penguatan IHSG.
Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memperkuat sentimen positif di pasar keuangan global, yang berimbas positif pada pasar saham domestik.
Rekomendasi Bagi Investor
- Memantau pergerakan saham-saham unggulan yang direkomendasikan oleh analis.
- Mengantisipasi potensi fluktuasi jangka pendek di pasar dengan tetap mengikuti perkembangan ekonomi dan geopolitik.
- Mengutamakan keputusan investasi yang didasarkan pada analisis fundamental dan teknikal yang terpercaya.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










