Bappenas Dapat Anggaran Rp 2,47 T, Fokus Roadmap Pembangunan Aceh-Papua
Suara Pecari – Kementerian PPN/Bappenas memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 2,47 triliun untuk tahun 2027. Dana ini akan digunakan untuk menjalankan fungsi perencanaan pembangunan nasional, termasuk menyusun dan mengawal roadmap pembangunan wilayah dari Aceh hingga Papua.
Alokasi Anggaran dan Fungsi Perencanaan
Anggaran Rp 2,47 triliun terbagi dalam dua program utama, yaitu Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 1,46 triliun dan Program Perencanaan Pembangunan Nasional sekitar Rp 1,01 triliun. Dari program perencanaan, Rp 766,3 miliar berasal dari dana rupiah murni, sementara sisanya berasal dari pembiayaan pinjaman dan hibah luar negeri.
Sekitar 33 persen anggaran dialokasikan untuk kebutuhan operasional, sedangkan 66,5 persen diarahkan pada kegiatan nonoperasional yang mendukung agenda pembangunan strategis.
Fokus Pembangunan Wilayah dan Transformasi Ekonomi
Sekretaris Jenderal Bappenas, Teni Widuriyanti, menyatakan bahwa anggaran ini menjadi instrumen penting untuk mengoordinasikan dan mengorkestrasi pembangunan nasional. Salah satu agenda utama adalah penyusunan roadmap pembangunan untuk Papua dan Aceh serta pembangunan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Sabang.
Bappenas juga fokus pada pemulihan pascabencana, penguatan konektivitas, tata ruang, dan penguatan data pembangunan daerah. Di sektor ekonomi, roadmap industrialisasi disiapkan untuk industri otomotif dan kedirgantaraan serta pengembangan potensi ekspor dan sinergi pusat-daerah.
Program Prioritas dan Sinergi Antar Lembaga
Bappenas turut mengawal berbagai program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, bantuan sosial terpadu, hilirisasi UMKM, ketahanan pangan dan energi, hingga pembangunan giant sea wall.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia, Badan Pengelola Investasi Danantara, OJK, dan Kementerian Keuangan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen di 2027 dan 8 persen pada 2029.
Kontribusi Anggaran terhadap Pembangunan Nasional
Dengan anggaran yang telah dialokasikan, Bappenas akan terus mengawal pelaksanaan delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional menuju Indonesia Emas 2045. Penguatan sinergi dan koordinasi menjadi kunci untuk memastikan agenda pembangunan berjalan efektif dan menghasilkan pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi, dan industri.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










