Kadisdik Kalteng Klarifikasi Video Viral Nasib Program MBG Saat Karhutla, Istri Gubernur Curhat Dihujat Netizen
Suara Pecari, Kalimantan Tengah – Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng), Reza Prabowo, memberikan klarifikasi terkait video potongan yang viral di media sosial mengenai nasib program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berlangsung. Dalam video tersebut, Reza menyampaikan kekhawatirannya jika sekolah diliburkan akibat kabut asap, yang berpotensi menghentikan operasional dapur MBG dan kantin sekolah.
Menurut Reza, kebijakan libur sekolah berdampak langsung pada layanan MBG yang menjadi salah satu program penting mendukung kesehatan dan gizi siswa. Ia juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap kemungkinan dampak sosial, seperti siswa yang keluar rumah dan berpotensi menimbulkan masalah jika sekolah tidak beroperasi.
Namun, Reza menegaskan bahwa video viral tersebut hanya menampilkan informasi secara sepihak dan tidak utuh. Klarifikasi ini penting untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada publik mengenai langkah yang diambil Dinas Pendidikan dalam menghadapi situasi karhutla di Kalteng.
Curhat Istri Gubernur Kalteng yang Menuai Kritik
Di sisi lain, Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalteng, menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. Dalam forum di Palangka Raya tersebut, Aisyah mengungkapkan kesedihan dan persoalan yang tengah dihadapinya serta menyinggung sikap sebagian orang yang mudah menghakimi tanpa memahami kondisi secara menyeluruh.
Unggahan ucapan ulang tahun dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kalteng untuk Aisyah turut memicu polemik karena bertepatan dengan bencana karhutla dan kabut asap yang melanda wilayah tersebut. Netizen memberikan kritik tajam, menilai bahwa perhatian seharusnya lebih difokuskan pada dampak bencana dan empati terhadap masyarakat terdampak.
Salah satu komentar netizen bahkan secara langsung mempertanyakan isi pengajian tersebut dan sikap pejabat serta keluarganya dalam menghadapi penderitaan rakyat akibat karhutla.
Dampak Karhutla dan Pentingnya Keselamatan Siswa
Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kalimantan Tengah membawa dampak serius, terutama bagi sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat. Libur sekolah menjadi salah satu opsi untuk melindungi keselamatan siswa dari paparan asap berbahaya.
Dinas Pendidikan Kalteng menegaskan bahwa keselamatan siswa menjadi prioritas utama dalam mengambil kebijakan selama masa karhutla. Program MBG menjadi perhatian khusus karena berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di sekolah, sehingga upaya menjaga kontinuitas program ini tetap menjadi fokus meskipun menghadapi tantangan akibat bencana.
Perlu koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat untuk mengatasi dampak sosial dan kesehatan akibat karhutla, serta memastikan program-program pendidikan dan kesehatan tetap berjalan dengan baik demi kesejahteraan anak-anak.
Situasi ini menggarisbawahi pentingnya empati dan solidaritas dari seluruh pihak, termasuk pejabat publik dan keluarganya, dalam menghadapi bencana yang berdampak luas pada masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










