Ajax Siap Gebrak Musim Baru: Debut Míchel, Pinjam Ter Stegen, dan Ancaman bagi Maarten Paes

Ajax Siap Gebrak Musim Baru: Debut Míchel, Pinjam Ter Stegen, dan Ancaman bagi Maarten Paes

Suara Pecari, Ajax Amsterdam memulai persiapan musim 2026-2027 dengan gebrakan besar. Klub raksasa Belanda itu tidak hanya akan memainkan laga persahabatan perdana di bawah pelatih anyar Míchel, tetapi juga hampir pasti mendatangkan kiper bintang Marc-André ter Stegen dari Barcelona. Langkah ini langsung memicu persaingan sengit di posisi penjaga gawang, terutama bagi Maarten Paes, kiper timnas Indonesia yang kini harus berjuang mempertahankan tempatnya.

Pada Sabtu, 4 Juli 2026, Ajax akan menghadapi Panathinaikos dalam laga uji coba pertama mereka. Pertandingan yang digelar di kompleks olahraga EFC’58 di Ermelo ini menjadi debut tidak resmi Míchel sebagai pelatih kepala. Para suporter dapat menyaksikan laga tersebut secara langsung dan gratis melalui aplikasi Ajax, situs resmi klub, dan kanal YouTube Ajax mulai pukul 16.45 waktu setempat. Mantan pemain Ajax, Vurnon Anita, akan bertindak sebagai analis. Pertandingan ini tidak bisa ditonton di Yunani, Siprus, Brasil, Rusia, dan Mesir karena pembatasan siaran.

Setelah melawan Panathinaikos, Ajax masih akan menjalani lima laga uji coba lain melawan AEK Larnaca, VfL Bochum, Olympiakos, Burnley, dan FC Volendam. Di sela-sela itu, Ajax juga akan memulai kiprah di Eropa pada 23 Juli 2026, yakni babak kualifikasi kedua Conference League.

Di luar lapangan, Ajax bergerak cepat di bursa transfer. Klub mencapai kesepakatan prinsip untuk meminjam Marc-André ter Stegen dari Barcelona selama satu musim penuh hingga Juni 2027. Barcelona setuju menanggung sebagian besar gaji kiper Jerman yang mencapai hampir 20 juta euro per tahun, sementara Ajax hanya membayar sedikit lebih dari sepuluh persen. Manajer Míchel, yang pernah bekerja sama dengan Ter Stegen di Girona, disebut-sebut sebagai tokoh kunci di balik transfer ini.

Kedatangan Ter Stegen langsung berdampak pada persaingan kiper Ajax. Maarten Paes, yang sebelumnya menjadi pilihan utama, kini harus bersaing dengan kiper sekelas Jerman yang berpengalaman di level tertinggi. Keputusan Barcelona melepas Ter Stegen dipicu oleh riwayat cederanya dan munculnya Joan Garcia sebagai kiper utama di bawah Hansi Flick. Ter Stegen sendiri mengalami cedera serius pada tendon patela dan punggung, yang membuatnya absen lama dan kehilangan tempat di tim nasional Jerman untuk Piala Dunia 2026.

Transfer ini juga menjadi angin segar bagi Ter Stegen untuk memulihkan performa dan kepercayaan dirinya. Di Ajax, ia akan mendapat menit bermain reguler yang sulit ia dapatkan di Barcelona. Namun, bagi Paes, tantangan semakin berat. Kiper timnas Indonesia itu harus membuktikan diri di tengah persaingan ketat jika ingin tetap menjadi andalan di bawah mistar gawang Ajax.

Dengan persiapan musim yang padat dan pergerakan di bursa transfer, Ajax menunjukkan ambisi besar untuk bersaing di semua kompetisi. Debut Míchel, kedatangan Ter Stegen, dan persaingan internal yang memanas menjadi cerita menarik yang patut diikuti para penggemar sepak bola.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *