Ayyoub Bouaddi, Remaja Maroko yang Jadi Incaran Klub-klub Eropa
Suara Pecari, Nama Ayyoub Bouaddi tengah menjadi perbincangan hangat di pentas sepak bola dunia. Gelandang muda asal Maroko ini berhasil mencuri perhatian setelah penampilannya yang gemilang di Piala Dunia 2026. Dalam laga pembuka melawan Brasil, Bouaddi mampu mendominasi lini tengah dan mengalahkan duet gelandang senior Brasil, Casemiro dan Bruno Guimaraes. Performa impresif tersebut langsung membuat namanya dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Manchester United, Manchester City, Arsenal, Real Madrid, Barcelona, dan Paris Saint-Germain.
Ayyoub Bouaddi, yang saat ini membela Lille, telah menjadi pemain kunci bagi timnya di Ligue 1. Musim lalu, ia mencatatkan menit bermain dan jumlah penampilan terbanyak dibandingkan pemain berusia 18 tahun ke bawah di lima liga top Eropa. Tingginya mencapai 6 kaki 1 inci, membuatnya memiliki postur ideal untuk seorang gelandang. Ia dikenal memiliki visi permainan yang tajam, kemampuan passing akurat, serta keberanian dalam duel. Mantan pemain timnas Maroko, Hassan Kachloul, memuji kepribadian Bouaddi di lapangan. “Ia menunjukkan kualitas dan kepribadian—semacam kepercayaan diri yang positif. Ia memiliki aura dan kehadiran yang kuat di lapangan,” ujar Kachloul kepada BBC Sport.
Manchester United menjadi salah satu klub yang paling serius memburu Ayyoub Bouaddi. Setelah gagal mendapatkan Mateus Fernandes yang memilih Tottenham, United menjadikan Bouaddi sebagai salah satu alternatif utama di lini tengah. Selain Bouaddi, United juga mempertimbangkan Felix Nmecha dari Borussia Dortmund dan Sander Berge dari Fulham. Namun, ketertarikan terhadap Bouaddi semakin menguat setelah tim kepanduan United memantaunya secara langsung di Piala Dunia. Manajer United, Michael Carrick, dikabarkan sangat terkesan dengan performa pemain berusia 18 tahun tersebut.
Manchester City juga tidak ingin ketinggalan. Klub asuhan Pep Guardiola itu telah menyusun daftar target yang mencakup Ayyoub Bouaddi. City baru saja memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest seharga 116 juta poundsterling, namun mereka masih ingin menambah amunisi di lini tengah. Sumber BBC Sport menyebutkan bahwa Bouaddi masuk dalam radar City, dan Lille mungkin akan melepasnya jika ada tawaran yang sesuai.
Selain dua klub asal Manchester, Arsenal, Real Madrid, Barcelona, dan PSG juga dikabarkan tertarik. Bouaddi dianggap sebagai prospek jangka panjang yang sangat menjanjikan. Kemampuannya bermain sebagai gelandang box-to-box membuatnya cocok untuk berbagai sistem permainan. Jurnalis sepak bola Maroko, Amine el Amri, mengatakan, “Wajar jika pemain yang tampil bagus di Piala Dunia dikaitkan dengan klub-klub besar.”
Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer, Ayyoub Bouaddi tetap fokus membela Maroko di Piala Dunia. Ia bersiap menghadapi Kanada di babak 16 besar. Penampilannya sejauh ini telah membuktikan bahwa ia layak diperhitungkan. Jika terus menunjukkan performa konsisten, bukan tidak mungkin ia akan segera merumput di salah satu liga terbaik Eropa musim depan.
Kesimpulannya, Ayyoub Bouaddi adalah bakat muda yang sedang naik daun. Dengan usia yang masih sangat muda dan potensi yang luar biasa, ia menjadi incaran banyak klub elit Eropa. Langkahnya ke depan akan menentukan apakah ia bisa menjadi bintang besar seperti rekan senegaranya, Achraf Hakimi. Yang jelas, nama Ayyoub Bouaddi akan terus menjadi sorotan di bursa transfer musim panas ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










