Alexis Mac Allister Jadi Pahlawan di Balik Comeback Dramatis Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026
Suara Pecari, Piala Dunia 2026 terus menyajikan drama yang menegangkan. Setelah melewati babak penyisihan grup dan babak 16 besar yang penuh kontroversi, Argentina akhirnya memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan Swiss dengan skor 2-1 di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Sabtu malam (11/7). Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada Lionel Messi yang kembali menjadi bintang, melainkan juga pada gelandang serbabisa Liverpool, Alexis Mac Allister, yang tampil impresif di lini tengah.
Sejak menit awal, Alexis Mac Allister menunjukkan perannya sebagai pengatur tempo permainan Argentina. Ia tidak hanya membantu pertahanan, tetapi juga sering naik membantu serangan. Umpan-umpan terobosannya beberapa kali merepotkan lini belakang Swiss yang dikenal solid. Meskipun Swiss unggul lebih dulu melalui gol cepat Breel Embolo di menit ke-15, Argentina tidak panik. Alexis Mac Allister bersama Enzo Fernandez dan Rodrigo De Paul mulai mendominasi penguasaan bola di lini tengah.
Gol penyeimbang datang dari Lautaro Martinez pada menit ke-38 memanfaatkan umpang silang Julian Alvarez. Memasuki babak kedua, Argentina terus menekan. Alexis Mac Allister nyaris mencetak gol pada menit ke-60, namun sepakan kerasnya masih bisa ditepis kiper Swiss, Yann Sommer. Hingga akhirnya, Messi menjadi penentu kemenangan lewat tendangan bebas indah pada menit ke-82. Kemenangan ini membawa Argentina ke semifinal, sekaligus memperpanjang perjalanan Alexis Mac Allister di turnamen yang mungkin menjadi yang terakhir bagi Messi.
Perjalanan Argentina menuju semifinal tidaklah mulus. Sebelum melawan Swiss, mereka harus melewati pertandingan sengit melawan Mesir di babak 16 besar. Saat itu, Argentina sempat tertinggal 2-0, namun berhasil bangkit dan menang 3-2 berkat gol penalti Messi dan sundulan Enzo Fernandez di masa injury time. Pertandingan tersebut diwarnai kontroversi kepemimpinan wasit Francois Letexier yang membuat Federasi Sepak Bola Mesir mengajukan protes resmi ke FIFA. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan menuding ada faktor eksternal yang ingin menjaga Messi tetap di turnamen. Namun, Argentina tetap fokus dan membuktikan kualitasnya.
Bagi Liverpool, penampilan Alexis Mac Allister di Piala Dunia 2026 menjadi kabar positif. Gelandang asal Argentina itu menunjukkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa. Ia bermain penuh di setiap laga Argentina kecuali satu pertandingan fase grup. Sikap pantang menyerah yang ia tunjukkan, seperti yang terlihat dari unggahan media sosialnya yang penuh semangat, menjadi modal berharga saat ia kembali ke Liverpool untuk musim depan. Jika Argentina melaju ke final, Alexis Mac Allister kemungkinan baru akan bergabung dengan skuad Liverpool setelah tur pramusim di Amerika Serikat, sehingga ia harus bekerja ekstra untuk mengejar ketertinggalan kebugaran.
Dengan performa gemilang ini, Alexis Mac Allister tidak hanya menjadi pahlawan bagi Argentina, tetapi juga aset berharga bagi Liverpool di masa depan. Kini, Argentina tinggal menunggu lawan di semifinal, sementara dunia sepak bola menantikan aksi selanjutnya dari sang juara bertahan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










