Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Memanas: Mbappe dan Messi Bersaing Ketat Menuju Semifinal
Suara Pecari, Persaingan menuju sepatu emas piala dunia 2026 semakin memanas seiring berlangsungnya babak semifinal. Kylian Mbappe dan Lionel Messi memimpin daftar pencetak gol, namun Jude Bellingham, Harry Kane, dan sejumlah pemain lain masih dalam perburuan gelar individu bergengsi tersebut. Penghargaan ini tidak hanya berdasarkan jumlah gol, melainkan penampilan keseluruhan dan pengaruh pemain terhadap timnya.
Mbappe, penyerang Real Madrid, menjadi favorit kuat dengan torehan 8 gol dan 3 assist dalam 6 pertandingan. Namun, Messi yang telah dua kali meraih sepatu emas piala dunia (2014 dan 2022) juga tampil impresif bersama Argentina. Keduanya akan saling berhadapan jika masing-masing tim lolos ke final. Sementara itu, Harry Kane dari Inggris dan Jude Bellingham juga menunjukkan performa konsisten, membuat persaingan sepatu emas piala dunia kian sengit.
Di semifinal, Prancis akan menghadapi Spanyol di AT&T Stadium, Texas. Prancis difavoritkan berkat ketajaman Mbappe dan Ousmane Dembele, sementara Spanyol mengandalkan kolektivitas dan kreativitas Lamine Yamal. Data dari superkomputer Opta menunjukkan Prancis memiliki peluang menang 43,9% dalam 90 menit, sedangkan Spanyol 29%. Namun, pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan kemungkinan imbang 27,1%.
Sementara itu, Argentina akan berhadapan dengan Inggris di semifinal lainnya. Duel ini membangkitkan kenangan akan Diego Maradona yang mencetak ‘Gol Abad Ini’ saat melawan Inggris pada Piala Dunia 1986. Messi dan Kane, yang bersaing memperebutkan sepatu emas piala dunia, akan menjadi sorotan utama.
Selain persaingan individu, teknologi VAR kembali menjadi kontroversi di Piala Dunia 2026. Keputusan kontroversial terjadi saat Argentina mengalahkan Swiss 3-1 di perempat final, di mana pemain Swiss Breel Embolo mendapat kartu kuning kedua setelah diving. Keputusan ini memicu kemarahan kubu Swiss dan memperdebatkan penggunaan VAR.
Sepatu emas piala dunia edisi 2026 diperkirakan akan jatuh ke tangan pemain yang mampu tampil konsisten hingga partai puncak. Dengan persaingan yang ketat, siapa pun yang berhasil membawa timnya juara sekaligus menjadi top skor akan layak menyandang gelar tersebut. Pertandingan semifinal akan menjadi penentu langkah selanjutnya bagi para kandidat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










