FLS3N Sumsel Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Nasional: 108 Pelajar Berlaga di Final Provinsi

FLS3N Sumsel Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Nasional: 108 Pelajar Berlaga di Final Provinsi

Suara Pecari, Palembang – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menggelar Final Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi pada 7-8 Juli 2026 di Hotel Emilia Palembang. Sebanyak 108 pelajar terbaik dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Sumatera Selatan berkompetisi untuk memperebutkan tiket mewakili daerah ke tingkat nasional. Ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah strategis untuk mengembangkan bakat seni dan sastra generasi muda.

Seleksi Ketat dan Berjenjang

FLS3N merupakan program Kementerian Pendidikan melalui Pusat Prestasi Nasional yang dirancang untuk menjaring talenta muda di bidang seni dan sastra. Proses seleksi dilakukan secara berjenjang: dimulai dari tingkat sekolah, kemudian kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi. Kepala Bidang PKLK Dinas Pendidikan Sumsel, Utui Tatang Suntani, menjelaskan bahwa sebelum final, peserta telah melewati penilaian daring. “Empat peserta terbaik dari setiap cabang berhak tampil langsung di hadapan dewan juri pada seleksi final tingkat provinsi,” ujarnya, Selasa, 7 Juni 2026.

Cabang Lomba yang Dipertandingkan

FLS3N Sumsel tahun ini mempertandingkan berbagai cabang seni dan sastra yang dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan. Berikut daftar lengkapnya:

JenjangCabang Lomba
SD/MIGambar Bercerita, Menyanyi Solo, Kriya, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim, Tari
SMP/MTsIlustrasi, Ansambel Musik, Kreativitas Musik Tradisional, dan cabang seni sastra lainnya

Selain cabang-cabang tersebut, terdapat juga lomba baca puisi, monolog, dan cipta lagu yang menjadi favorit peserta. Keberagaman ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengakomodasi minat dan bakat siswa di berbagai bidang.

Harapan Besar untuk Talenta Sumsel

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Mondyaboni, menekankan bahwa pendidikan harus membentuk karakter, kreativitas, dan kepekaan peserta didik. Menurutnya, seni dan sastra menjadi sarana efektif untuk mengembangkan toleransi, literasi, serta kemampuan berpikir kritis. “Kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting, manfaatkan ajang ini untuk belajar, bersilaturahmi, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” katanya.

Utui Tatang Suntani menambahkan, “Harapannya, hasil seleksi tahun ini mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang akan menjadi duta Sumatera Selatan pada FLS3N tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang seni dan sastra.”

Dampak dan Implikasi bagi Pendidikan Seni di Sumsel

FLS3N bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang bagi dunia pendidikan di Sumatera Selatan. Beberapa implikasi positif dari kegiatan ini antara lain:

  • Meningkatkan minat siswa terhadap seni dan sastra sebagai bagian dari pendidikan karakter.
  • Mendorong sekolah untuk lebih serius mengembangkan ekstrakurikuler seni.
  • Memberikan kesempatan bagi siswa dari daerah terpencil untuk tampil di tingkat provinsi dan nasional.
  • Memperkuat jaringan antar pelajar dan guru seni se-Sumsel.
  • Menjadi ajang promosi budaya daerah melalui karya-karya peserta.

Dengan adanya FLS3N, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya akan kreativitas dan apresiasi seni.

Kronologi Pelaksanaan FLS3N Sumsel 2026

Berikut adalah tahapan pelaksanaan FLS3N tingkat provinsi Sumsel tahun 2026:

  1. Seleksi tingkat sekolah (Maret-April 2026)
  2. Seleksi tingkat kabupaten/kota (Mei 2026)
  3. Penilaian daring untuk menyaring 4 besar per cabang (Juni 2026)
  4. Final tingkat provinsi di Hotel Emilia Palembang (7-8 Juli 2026)
  5. Pengumuman pemenang dan persiapan ke tingkat nasional (Juli-Agustus 2026)

Proses yang panjang dan ketat ini memastikan bahwa hanya peserta terbaik yang akan mewakili Sumsel di ajang nasional.

Penutup: Seni dan Sastra sebagai Investasi Masa Depan

FLS3N Sumsel 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam pembentukan sumber daya manusia yang unggul. Melalui seni dan sastra, siswa belajar mengekspresikan diri, menghargai perbedaan, dan membangun kepercayaan diri. Semoga para pemenang yang terpilih nantinya mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama Sumatera Selatan ke puncak prestasi. Dengan dukungan semua pihak, pendidikan seni di Sumsel akan terus berkembang dan melahirkan talenta-talenta yang membanggakan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *