KAUJE Run Salurkan 100 Persen Dana untuk Beasiswa, Alumni UNEJ Diajak Berkontribusi

KAUJE Run Salurkan 100 Persen Dana untuk Beasiswa, Alumni UNEJ Diajak Berkontribusi

Suara Pecari, Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) kembali menunjukkan komitmennya terhadap almamater melalui penyelenggaraan KAUJE Fest 2026. Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah KAUJE Run, sebuah kegiatan lari massal yang seluruh hasil pendaftarannya dialokasikan untuk beasiswa mahasiswa Universitas Jember (UNEJ). Inisiatif ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga wujud nyata kepedulian alumni terhadap generasi penerus.

KAUJE Run: Lari untuk Beasiswa

Ketua KAUJE, M. Sarmuji, menegaskan bahwa setiap peserta KAUJE Run secara tidak langsung ikut menyumbang untuk pendidikan adik-adik mahasiswa. “Yang ikut KAUJE Run tanpa disadari ikut menyumbang untuk beasiswa. Keseluruhan biaya pendaftaran dialokasikan untuk beasiswa bagi adik-adik kita di UNEJ,” ujarnya. Tahun lalu, sebanyak 73 mahasiswa dari seluruh fakultas menerima bantuan pendidikan dari KAUJE. Tahun ini, target penerima beasiswa ditingkatkan seiring dengan perluasan partisipasi peserta.

TahunJumlah Penerima BeasiswaTotal Dana (estimasi)
202573 mahasiswaRp 500 juta
2026 (target)100+ mahasiswaRp 750 juta

KAUJE Fest 2026: Kembali ke Kampus

Untuk pertama kalinya, KAUJE Fest dipusatkan di lingkungan Kampus Universitas Jember. Pemilihan lokasi ini bertujuan membangun kembali kedekatan emosional alumni dengan almamater. Sarmuji menjelaskan, suasana kampus diharapkan mampu membangkitkan kenangan saat menempuh pendidikan dan mengingatkan akan tanggung jawab untuk ikut membesarkan UNEJ. “Acara ini diadakan di kampus perjuangan, almamater kita tercinta Universitas Jember. Pasti suasananya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mudah-mudahan dengan ini seluruh alumni makin besar kontribusinya terhadap kampus kita,” katanya, Sabtu, 4 Juli 2026.

Potensi Alumni yang Belum Tergarap

Menurut Sarmuji, potensi alumni UNEJ saat ini sangat besar karena telah menempati berbagai posisi strategis, seperti pejabat publik, pimpinan BUMN, akademisi, profesional, dan lembaga negara. Potensi tersebut perlu dihimpun agar memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kampus maupun masyarakat. KAUJE selama ini terus memperkuat jaringan alumni melalui koordinator daerah (Korda) dan komisariat yang aktif di berbagai wilayah, terutama di Jawa Timur. “Sekarang gerakan Korda luar biasa. Mereka menghimpun alumni yang ada di birokrasi, pengusaha, hingga profesional sehingga kiprah alumni UNEJ di daerah menjadi jauh lebih besar dibanding sebelumnya,” ujarnya.

  • Pejabat publik: gubernur, bupati, walikota, anggota DPR/DPRD
  • Pimpinan BUMN: direksi, komisaris
  • Akademisi: rektor, dekan, dosen
  • Profesional: pengacara, dokter, insinyur
  • Lembaga negara: KPK, BPK, MA, MK

Seminar Nasional: Membedah Pembangunan Daerah

Tidak hanya menggalang dana pendidikan, KAUJE Fest juga menjadi ruang menghimpun gagasan alumni melalui seminar nasional bertema pembangunan daerah. Seminar ini menghadirkan akademisi, kepala daerah, hingga pejabat pemerintah pusat yang merupakan alumni UNEJ. Sarmuji menilai pembangunan daerah memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan nasional. “Kita mengadakan seminar tentang pembangunan daerah karena pembangunan di daerah sebenarnya berkontribusi besar terhadap pembangunan nasional. Kita ingin membedah di mana titik optimal antara sentralisasi dan desentralisasi untuk kemajuan Indonesia,” katanya.

Dampak dan Implikasi

Inisiatif KAUJE ini diharapkan memberikan dampak positif bagi berbagai pihak. Bagi mahasiswa, beasiswa yang disalurkan membantu meringankan biaya pendidikan dan memotivasi mereka untuk berprestasi. Bagi alumni, keterlibatan dalam kegiatan ini memperkuat jaringan dan rasa memiliki terhadap almamater. Bagi universitas, kontribusi alumni menjadi sumber daya penting untuk pengembangan institusi. Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, menyambut baik program ini. Ia mengatakan kampus terus memperbarui basis data alumni agar potensi mereka dapat dipetakan dan dioptimalkan. “Kami terus berkoordinasi dengan KAUJE, menyusun dan memperbarui database alumni sehingga potensi mereka bisa dihimpun untuk memberikan kontribusi bagi Universitas Jember, kemudian diperluas lagi untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Iwan menambahkan, KAUJE Fest yang ketiga kalinya ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah. “Saya yakin kegiatan ini akan menghasilkan sesuatu yang berguna karena ada pelaku langsung dari pemerintah daerah, akademisi, dan peneliti yang bersama-sama membahas persoalan pembangunan,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kontribusi nyata, KAUJE Fest 2026 menjadi bukti bahwa alumni UNEJ tidak hanya sukses di bidangnya masing-masing, tetapi juga peduli terhadap masa depan almamater dan bangsa. Melalui KAUJE Run, beasiswa, seminar, dan berbagai kegiatan lainnya, jejaring alumni semakin solid dan berdampak luas. Inilah wujud nyata dari ungkapan ‘alumni adalah aset berharga’ yang kini diubah menjadi aksi nyata.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *