Dari Mamuju ke Panggung D’Academy 8: Nabila Ungkap Rahasia Belajar Cengkok dari Selfi Yamma
Suara Pecari, Mamuju, Sulawesi Barat, kembali mencuri perhatian nasional. Kali ini bukan karena bencana atau kelangkaan elpiji, melainkan karena talenta muda berbakat yang siap bersinar di panggung D’Academy 8. Nabila, peserta asal Mamuju, berhasil melaju ke babak final audition ajang pencarian bakat dangdut bergengsi tersebut. Di balik suara merdunya, ternyata ada sederet inspirasi dari para alumni D’Academy yang membentuk gaya bernyanyinya.
Sejak kecil, Nabila mengaku tumbuh dengan menyaksikan penampilan para jebolan D’Academy. Ia tak hanya menikmati lagu-lagu yang dibawakan, tetapi juga mempelajari teknik vokal dan cara menguasai panggung. “Aku terinspirasi sama Kak Selfi, Bunda Lesti juga dong, itu paling pertama Nabila tonton. Bunda Lesti, Kak Selfi, Kak Sridevi, Kak April juga,” ujar Nabila saat ditemui di Studio Indosiar, Jakarta Barat, Rabu (8/7/2026).
Dari seluruh idolanya, Selfi Yamma menjadi sosok yang paling memengaruhinya dalam mengolah cengkok dangdut. Sementara itu, Nabila banyak belajar soal dinamika vokal dari Lesti Kejora. “Kalau Kak Selfi, aku tuh suka sama cengkoknya, jadi saya belajar cengkok dari Kak Selfi. Nah, kalau Bunda Lesti itu aku suka sama dinamikanya, bagus sekali, jadi saya belajar dari Bunda Lesti,” jelasnya. Tak hanya itu, Nabila juga mengagumi kemampuan vokal Sridevi dan April yang memiliki karakter suara tinggi dan penguasaan panggung memukau.
Perjalanan Nabila di D’Academy 8 tidaklah mudah. Ia harus melewati masa karantina yang ketat dan bimbingan dari para pelatih profesional seperti Coach Adi dan Wak Asmuni. Berkat latihan intensif, kepercayaan diri Nabila semakin meningkat. “Insya Allah yakin bisa lolos karena saya dilatih Coach Adi dan Wak Asmuni, pelatihannya sangat luar biasa ya,” pungkasnya.
Sementara itu, Mamuju juga menjadi saksi peristiwa langka dan membahagiakan. Seorang ibu berinisial HS (35) asal Kecamatan Tasokko, Kabupaten Mamuju Tengah, melahirkan bayi kembar empat di RSUD Provinsi Sulawesi Barat pada Sabtu (4/7). Persalinan melalui operasi caesar ini merupakan yang pertama di daerah tersebut. Keempat bayi—dua laki-laki dan dua perempuan—lahir dalam kondisi sehat. Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, mengapresiasi tim medis yang profesional. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid,” katanya.
Namun, di tengah kabar gembira, wilayah Sulawesi Barat juga diguncang gempa dangkal pada Kamis (9/7). BMKG melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi di perairan selatan Polewali Mandar, berjarak 50 km dari daratan, dengan kedalaman 13 km. Masyarakat diimbau waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Kisah Nabila Mamuju menjadi bukti bahwa dari daerah mana pun, talenta bisa lahir dan bersinar. Dengan tekad kuat dan inspirasi dari para idola, ia optimis dapat melangkah lebih jauh di D’Academy 8. Semoga prestasi Nabila dan peristiwa bahagia di Mamuju dapat menginspirasi banyak orang.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










