Korban Kebakaran Sade Harap Hunian Segera Dibangun, Alat Tenun-Dagangan Ludes

Korban Kebakaran Sade Harap Hunian Segera Dibangun, Alat Tenun-Dagangan Ludes

Suara Pecari, Lombok Tengah – Warga Kampung Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang menjadi korban kebakaran mengharapkan pembangunan hunian baru segera terlaksana. Kebakaran yang melanda telah menghanguskan rumah mereka beserta peralatan penting yang digunakan untuk mata pencaharian.

Kebakaran tidak hanya merusak tempat tinggal warga, tetapi juga menghancurkan alat tenun dan dagangan yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga. Inaq Aris (52), salah satu korban, menyampaikan bahwa saat ini mereka masih mengungsi di rumah kerabat sambil menunggu bantuan pembangunan hunian baru. Ia berharap kondisi kehidupan bisa kembali normal seperti sebelum musibah terjadi.

Kerugian Materi dan Dampak Ekonomi

Selain kehilangan tempat tinggal, para korban juga mengalami kerugian besar pada peralatan produksi kain tenun. Inaq Aris menyebutkan seluruh alat tenun miliknya hangus terbakar, termasuk kain songket yang sudah selesai dibuat dan rencananya akan dijual kepada wisatawan. Ia hanya berhasil menyelamatkan sedikit barang dagangan, yaitu lima songket dan beberapa selimut.

Kerugian ini berdampak langsung pada kemampuan warga untuk melanjutkan aktivitas ekonomi sehari-hari. Kain tenun dan dagangan menjadi sumber pendapatan penting bagi masyarakat Kampung Adat Sade, sehingga pemulihan tidak hanya memerlukan pembangunan fisik hunian, tetapi juga harus mencakup pemulihan mata pencaharian.

Kondisi Pengungsian dan Harapan Warga

Setelah kebakaran, warga terdampak masih menumpang di rumah kerabat dan menghadapi ketidakpastian mengenai kapan hunian baru akan dibangun. Mereka sangat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera memberikan bantuan yang memadai agar kehidupan mereka dapat pulih lebih cepat.

Pembangunan hunian kembali akan menjadi langkah awal bagi warga untuk memulai kembali aktivitas sosial dan ekonomi di kampung adat tersebut. Selain itu, dukungan pemulihan ekonomi juga krusial agar warga dapat menghidupkan kembali usaha tenun yang menjadi ciri khas daerah mereka.

Musibah kebakaran ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan dukungan berkelanjutan bagi komunitas adat yang bergantung pada kerajinan tradisional sebagai mata pencaharian. Upaya pemulihan yang komprehensif diharapkan dapat mengembalikan keberlangsungan hidup dan budaya masyarakat Kampung Adat Sade.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *