Driver Ojol Ditembak OTK saat Menunggu Orderan di Sukabumi

Suara Pecari, Sukabumi – Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial Z (24) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat menunggu orderan di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026. Korban mengalami luka tembak di bagian belakang leher dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Fakta Utama Kejadian

<pKorban Z merupakan pengemudi ojol dari platform Maxim. Saat kejadian, Z sedang menunggu orderan di lokasi bersama dua rekannya, salah satunya bernama Koswara. Namun, kedua rekannya pergi untuk mengambil orderan, meninggalkan Z seorang diri di tempat tersebut.

Baca juga:

Penembakan terjadi dalam rentang waktu antara pukul 23.30 hingga 00.00 WIB. Koswara yang baru kembali dari mengantar penumpang mengetahui kejadian setelah seorang tukang rongsok memberitahunya bahwa Z terluka. Saat ditemukan, korban memegangi pundaknya yang berlumuran darah dan meminta tolong kepada warga sekitar.

Penanganan dan Pemeriksaan

Setelah mengetahui kondisi korban, Koswara membawa Z ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, sepeda motor milik korban dititipkan di sebuah penginapan yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sebelum kejadian, Koswara melihat ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor di sekitar lokasi, salah satu dari mereka diduga sebagai pelaku penembakan. Namun, Koswara tidak mengenal keduanya dan tidak mencurigai keberadaan mereka pada saat itu.

Penyelidikan Polisi

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono, mengonfirmasi bahwa korban memang seorang pengemudi ojol dan peristiwa penembakan masih dalam penyelidikan. Polisi telah mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam insiden ini. Berdasarkan analisis awal, penembakan diduga direncanakan dan tidak ada kaitannya dengan aktivitas geng motor.

Baca juga:

Konteks dan Pentingnya Kejadian

Insiden penembakan terhadap pengemudi ojol ini menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan para pekerja di sektor transportasi daring. Kejadian ini menjadi perhatian penting karena berdampak langsung pada keselamatan pengemudi yang selama ini berperan sebagai penyedia layanan transportasi bagi masyarakat.

Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap motif dan pelaku penembakan untuk memberikan rasa aman dan memastikan keadilan bagi korban.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *