Presiden Prabowo Ungkap Bantuan Megawati di Masa Sulit
Suara Pecari | Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia pernah menerima bantuan dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, ketika ia tidak memiliki jabatan dan kekuasaan. Bantuan tersebut terjadi dalam konteks proyek ekonomi, di mana Megawati, yang juga merupakan Ketua Umum PDI-P, memberikan dukungan agar tender yang dimenangkan Prabowo tidak diganggu.
Dalam sebuah pernyataan di Ruang Sidang Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Prabowo menceritakan, “Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi, saya mau terbuka, saya enggak berkuasa waktu itu, alias luntang-lantung.” Ia menambahkan bahwa Megawati mengintervensi proses tender dengan pernyataan bahwa jika Prabowo yang menang, maka tender tersebut harus dilanjutkan tanpa gangguan.
Prabowo menyatakan bahwa sikap Megawati menjadi contoh yang ingin ia teladani. Meskipun PDI-P saat ini berada di posisi oposisi, hal itu tidak mengubah pandangannya terhadap bagaimana tender proyek harus dijalankan. “Saya mengerti bahwa PDI-P berkorban untuk berada di luar pemerintah, saya mengerti itu,” jelasnya.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya keadilan dalam proses lelang tender di pemerintahannya. Ia berkomitmen untuk tidak mempertimbangkan latar belakang politik dalam menentukan pemenang tender. “Kalau dia bener, dia menang dengan bener, harus kita berikan,” tegasnya.
Dengan pernyataan ini, Prabowo menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan integritas dalam pengelolaan proyek-proyek pemerintah. Ia berharap bahwa prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan secara konsisten di seluruh jajaran pemerintahan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









