B.C. Supreme Court to Hear Case on Indigenous Rights Declaration Amid Controversies

B.C. Supreme Court to Hear Case on Indigenous Rights Declaration Amid Controversies

Suara Pecari | Mahkamah Agung Kanada mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka akan mendengarkan kasus dari British Columbia mengenai penerapan Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat dalam hukum domestik. Kasus ini muncul setelah pemerintah B.C. kehilangan keputusan di Pengadilan Banding Provinsi tahun lalu, yang mengharuskan konsultasi dengan masyarakat adat sebelum memberikan hak mineral di tanah mahkota.

Pemerintah B.C. telah mengesahkan Deklarasi tentang Hak-Hak Masyarakat Adat dalam undang-undang pada tahun 2019 dan pemerintah federal mengikutinya pada tahun 2021. Kasus ini menjadi sorotan setelah dua First Nations, Gitxaala dan Ehattesaht, menggugat rezim klaim mineral lama provinsi yang dinilai tidak memperhatikan hak-hak mereka.

Pengadilan Banding B.C. memutuskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk berkonsultasi dan bekerja sama dengan masyarakat adat untuk menyelaraskan hak-hak mereka dengan undang-undang provinsi. Keputusan ini menyebabkan ketidakstabilan politik di dalam pemerintahan Perdana Menteri David Eby, yang mencoba untuk menangguhkan bagian dari undang-undang tersebut.

Dengan pengajuan banding B.C. ke Mahkamah Agung, provinsi tersebut menekankan perlunya kejelasan hukum mengenai penerapan deklarasi tersebut. Pengadilan Agung biasanya hanya menerima sebagian kecil permohonan banding, tetapi kasus ini diharapkan memiliki dampak nasional yang signifikan.

Belum ada tanggal sidang yang ditetapkan, tetapi diperkirakan akan berlangsung awal tahun depan dengan keputusan yang kemungkinan akan keluar pada akhir 2027. Kasus ini mencerminkan perdebatan yang lebih luas tentang hak-hak masyarakat adat di Kanada dan dampaknya terhadap kebijakan pemerintahan.

Seiring dengan itu, dalam dunia hiburan, aktor Matt Damon berbicara tentang pengalaman syuting film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey. Damon, yang berperan sebagai Odysseus, mengungkapkan keheranannya atas pujian yang diberikan Nolan kepada rekan mainnya, Zendaya, yang memerankan dewi Athena. Dalam wawancara, ia menyatakan, “Dia (Zendaya) mendapat pujian ‘sempurna’ dari Nolan, sedangkan saya hanya mendapat ‘baik’ sepanjang film. Kami (Damon dan Tom Holland) mengeluh tentang hal itu selama sisa produksi.”

Damon juga mengagumi kemampuan Zendaya untuk berpindah antara proyek film yang berbeda, termasuk syuting untuk Euphoria dan Dune, sembari tetap memberikan penampilan yang luar biasa. Ia menambahkan, “Saya menghargai keduanya, Zendaya dan Tom, mereka adalah orang-orang yang luar biasa dan pantas satu sama lain.”

Di sisi lain, Cardi B membahas skeptisisme seputar pendapatan $70 juta dari tur terbarunya, Little Miss Drama Tour. Dalam sesi berbincang, ia menegaskan bahwa pendapatannya yang besar bukanlah hal yang diragukan. Cardi menjelaskan tentang biaya produksi dan pengeluaran lainnya yang harus ditanggungnya, serta menjelaskan pentingnya bagi dirinya untuk terus menerima tawaran kerja untuk mendukung keluarganya yang besar.

Cardi menyatakan, “Saya tidak akan menolak tawaran yang menguntungkan karena harus memikirkan anak-anak dan keluarga saya. Setiap kesempatan bisa menjadi peluang untuk mendapatkan lebih banyak uang.” Meskipun ada permintaan untuk tur baru, Cardi saat ini sedang menimbang berbagai tawaran dari promotor sebelum membuat keputusan lebih lanjut.

Dengan berbagai isu yang muncul, baik dalam konteks hukum maupun hiburan, masyarakat terus mengikuti perkembangan yang berpengaruh terhadap kehidupan mereka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan