Truk Sembako di Lumajang Tabrak Hajatan, 2 Orang Tewas dan 9 Luka-luka

Truk Sembako di Lumajang Tabrak Hajatan, 2 Orang Tewas dan 9 Luka-luka

Suara Pecari, Lumajang – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, pada Kamis (17/9/2026) sore. Sebuah truk pengangkut sembako yang diduga mengalami rem blong melaju tanpa kendali dan menabrak kerumunan warga yang tengah menyaksikan pertunjukan reog di sebuah hajatan pernikahan. Akibat insiden ini, dua orang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian bermula ketika truk bernomor polisi N 8187 YH melaju dari arah barat di jalan yang menurun. Sopir kehilangan kendali karena rem truk diduga blong dan mesin kendaraan mati mendadak. Truk tersebut menyeruduk sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi hajatan dan menabrak para tamu undangan serta warga yang berkumpul di area tersebut.

Detil Kerusakan dan Korban

Truk tersebut menabrak dua mobil pikap dan lima sepeda motor yang terparkir di lokasi hajatan. Selain itu, perangkat sound system dan lapak pedagang yang berada di sekitar hajatan juga rusak parah akibat hantaman truk. Korban jiwa terdiri dari dua orang, satu meninggal di tempat dan satu lainnya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Sembilan korban luka-luka, dengan beberapa di antaranya mengalami luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

Penyebab dan Penanganan

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang, AKP Bayu Pratama, menjelaskan bahwa kecelakaan ini diduga disebabkan oleh rem blong truk saat melaju di jalan menurun. Sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga menabrak warga dan kendaraan yang ada di sekitar hajatan. Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang sedang melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap detail kecelakaan lebih lanjut.

Konteks dan Dampak Kecelakaan

Peristiwa ini mengguncang warga Desa Gucialit yang tengah merayakan acara pernikahan. Suasana yang semula ceria berubah menjadi kepanikan dan kesedihan akibat kecelakaan tersebut. Kerusakan properti dan kendaraan yang signifikan juga menambah beban bagi warga dan penyelenggara hajatan. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terutama saat berkendara di jalan menurun dan memastikan fungsi rem kendaraan dalam kondisi baik untuk menghindari kecelakaan serupa.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi kegagalan mekanis pada kendaraan berat yang melintas di area padat penduduk.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *