Xpeng dalam Pusaran: Recall Suspensi Udara, Ekspansi ke AS, dan Gebrakan Robotaxi

Xpeng dalam Pusaran: Recall Suspensi Udara, Ekspansi ke AS, dan Gebrakan Robotaxi

Suara Pecari, Xpeng, produsen mobil listrik asal China, tengah menjadi sorotan setelah melakukan recall besar-besaran terhadap 33.473 unit X9 di China. Langkah ini diambil karena ditemukan masalah pada sistem suspensi udara yang berpotensi mengancam keselamatan berkendara. Recall yang tercatat dengan nomor S2026M0082V ini akan dimulai pada 28 Agustus 2026, mencakup unit produksi 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025.

Masalah ini disebabkan oleh fluktuasi dalam proses manufaktur yang memengaruhi kekedapan udara pada komponen air spring bagian depan. Dalam penggunaan jangka panjang di lingkungan bersuhu dan berkadar kelembapan tinggi, kebocoran udara secara perlahan dapat terjadi. Meskipun kendaraan biasanya memberikan peringatan melalui lampu indikator, dalam kondisi parah masalah ini dapat memengaruhi pengendalian dan meningkatkan risiko kecelakaan. Xpeng akan mengganti gratis komponen front air spring slide pillar assembly yang telah ditingkatkan.

Di sisi lain, Xpeng juga mengungkapkan ambisinya untuk memperluas bisnis ke Amerika Serikat. CEO He Xiaopeng menyatakan keinginan untuk membangun pabrik perakitan di Negeri Paman Sam sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Langkah ini dinilai dapat mendekatkan produksi ke pasar Amerika sekaligus mengurangi hambatan impor. Namun, ketegangan politik dan regulasi yang ketat masih menjadi tantangan besar. He mengakui bahwa kondisi politik saat ini belum mendukung investasi dari produsen otomotif China.

Sementara itu, Xpeng tidak hanya fokus pada kendaraan pribadi. Perusahaan ini juga serius mengembangkan teknologi robotaxi. Pada Juli lalu, He Xiaopeng menyelesaikan uji coba pertama robotaxi internal menggunakan armada GX yang dilengkapi sistem cadangan ganda untuk meningkatkan keamanan. Xpeng berencana meluncurkan layanan robotaxi di Guangzhou pada kuartal ketiga 2026, dan di masa depan akan menyediakan paket teknologi lengkap—termasuk perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan—kepada mitra lokal di berbagai negara.

Dalam persaingan pasar, Xpeng juga menjadi perhatian berkat model L03 yang disebut-sebut sebagai penantang Tesla Model Y. Dengan harga sekitar 40.000 euro, Xpeng L03 menawarkan fitur lebih lengkap seperti instrumentarium digital, kursi pijat, dan 37 kompartemen penyimpanan, meskipun ruang bagasinya lebih kecil. Performanya juga impresif: akselerasi 0-100 km/jam dalam 6,6 detik, lebih cepat dari Model Y yang 7,2 detik, serta daya jelajah 520 km (WLTP). Meskipun begitu, Tesla masih unggul dalam kecepatan tertinggi dan kemampuan menarik beban.

Langkah Xpeng yang berani melakukan recall, berekspansi ke pasar AS, dan mengembangkan robotaxi menunjukkan komitmennya untuk menjadi pemain global di industri kendaraan listrik. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan regulasi dan persaingan ketat, inovasi dan strategi ekspansi Xpeng patut diperhitungkan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *