HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Suara Pecari, Serang – Memasuki usia ke-10 tahun, Bank Banten menegaskan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. Dengan fokus pada penguatan digitalisasi dan peningkatan layanan, bank daerah ini berupaya mendekatkan diri kepada pemerintah daerah serta masyarakat di wilayah Banten.
Peran Strategis Bank Banten dalam Perekonomian Daerah
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan dukungannya terhadap Bank Banten sebagai satu-satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan dan menopang ekosistem keuangan di provinsi tersebut. Ia mengajak seluruh pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung pengembangan Bank Banten demi kemajuan bersama.
Momentum Satu Dekade sebagai Titik Perkuatan
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyatakan bahwa usia 10 tahun menjadi momentum memperkuat komitmen dan semangat untuk terus tumbuh. Perjalanan panjang ini ditandai dengan keberhasilan bank dalam membangun kepercayaan publik meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Perkembangan Kinerja Bank Banten
Pada semester pertama tahun 2026, Bank Banten mencatat kinerja yang positif dengan total aset mencapai Rp10,4 triliun, penyaluran kredit sebesar Rp5,9 triliun, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp6,8 triliun. Laba bersih yang diperoleh hingga Juni 2026 sebesar Rp21,3 miliar dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di bawah 5 persen.
Performa positif ini merupakan hasil dari berbagai pembenahan yang telah dilakukan sejak akhir 2023, termasuk penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengelolaan bisnis yang lebih baik.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Bank Banten semakin intensif menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah di Banten. Beberapa daerah seperti Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang telah menempatkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan layanan payroll di bank ini.
Dalam peringatan HUT ke-10, Bank Banten menerima penempatan RKUD dari Pemerintah Kota Cilegon, yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Banten dan Pemkot Cilegon. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Gubernur Banten dan pejabat terkait lainnya.
Penguatan Saham dan Optimisme Masa Depan
Selain kerja sama layanan keuangan, dalam rangka HUT ke-10 juga dilakukan penandatanganan komitmen pengalihan saham Bank Banten kepada seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten. Kehadiran para kepala daerah dan pejabat dalam penandatanganan tersebut menegaskan dukungan kuat terhadap pengembangan bank daerah ini.
Muhammad Busthami menyatakan optimisme bahwa dengan digitalisasi produk dan layanan serta kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah, Bank Banten akan mampu sejajar dengan bank pembangunan daerah lain di Indonesia.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Bank Banten mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten sebagai pemegang saham pengendali. Dukungan ini menjadi energi bagi bank untuk terus bertransformasi, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan pelayanan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banten.
Dengan semangat “Satu Dekade Bank Banten, Melesat, Kuat, Hebat,” Bank Banten siap melanjutkan kontribusinya dalam membangun perekonomian dan kesejahteraan provinsi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










