Electrum Fokus B2B, Bidik Pengemudi Jarak Jauh Dorong Ekosistem Motor Listrik

Electrum Fokus B2B, Bidik Pengemudi Jarak Jauh Dorong Ekosistem Motor Listrik

Suara PecariElectrum, perusahaan motor listrik yang merupakan patungan TBS Group dan GoTo Group, fokus pada segmen Business-to-Business (B2B) dengan menargetkan pengemudi motor jarak jauh dan komersial sebagai strategi utama untuk mendorong ekosistem motor listrik di Indonesia.

Strategi Fokus pada Pengemudi Jarak Jauh

CEO Electrum, Jack Yang, mengungkapkan bahwa perusahaan memilih untuk mengalihkan perjalanan yang selama ini menggunakan bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik dengan memfokuskan pada pengemudi dengan jarak tempuh tinggi, terutama pengemudi komersial seperti driver Gojek, Grab, dan sektor logistik yang menempuh hingga 100-200 kilometer per hari.

Jack menjelaskan bahwa sekitar 15 persen pengendara motor dengan jarak tempuh tertinggi menyumbang lebih dari 50 persen total kilometer perjalanan sepeda motor di Indonesia. Dengan mengonversi pengemudi komersial tersebut ke kendaraan listrik, pengoperasian kilometer listrik bisa meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan pengemudi rumah tangga.

Model Bisnis Terintegrasi dan Infrastruktur Pendukung

Electrum mengembangkan model bisnis yang tidak hanya menyediakan sepeda motor listrik, melainkan juga layanan energi dan infrastruktur penukaran baterai (battery swapping) untuk mendukung kebutuhan mobilitas tinggi penggunanya. Dengan pendekatan vertikal terintegrasi, Electrum berkomitmen menyediakan solusi lengkap mulai dari kendaraan, energi, hingga infrastruktur pengisian yang praktis dan efisien.

Target Menjadi Pemimpin Pasar dalam Tiga Tahun

Dalam tiga tahun ke depan, Electrum menargetkan untuk menjadi market leader pada segmen mobilitas B2B, khususnya bagi pengemudi jarak jauh. Perusahaan optimistis dapat meningkatkan penetrasi kendaraan listrik di Indonesia yang saat ini masih di angka satu digit menuju dua digit, sehingga memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan mobilitas yang andal.

Kemandirian Bisnis dan Pertumbuhan Tanpa Insentif Pemerintah

Sejak awal, Electrum menjalankan prinsip kemandirian bisnis tanpa bergantung pada insentif pemerintah. Meskipun demikian, perusahaan tetap terbuka menerima dukungan jika tersedia, tetapi telah mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan pesat tanpa alokasi insentif sebelumnya. Pada semester I 2026, Electrum mencatat kenaikan performa lebih dari 184 persen secara tahunan, dengan jumlah pengguna meningkat lebih dari 100 persen mencapai 14.000 pengguna.

Jaringan Penukaran Baterai Luas dan Teknologi Baterai Aman

Electrum telah membangun lebih dari 550 lokasi penukaran baterai di Jabodetabek dan Surabaya, dengan target pengembangan 1.000 lokasi tambahan. Perusahaan menggunakan baterai jenis Nickel Manganese Cobalt (NMC) dengan kepadatan energi tinggi yang lebih ringan dan aman. Teknologi pengendalian arus, tegangan, dan suhu diterapkan untuk mencegah risiko kebakaran atau kecelakaan akibat thermal runaway.

Program Sosial dan Pemanfaatan Baterai Masa Pakai Kedua

Selain bisnis, Electrum juga menjalankan program sosial dengan memanfaatkan baterai yang sudah habis masa pakainya untuk mendukung komunitas off-grid di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Program ini menyediakan akses energi untuk kebutuhan dasar seperti lampu dan wifi, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Dinamika Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi

Pertumbuhan pengguna dan profitabilitas Electrum meningkat signifikan meskipun menghadapi tekanan ekonomi seperti fluktuasi nilai tukar dan kenaikan suku bunga domestik. Hal ini menunjukkan ketahanan dan potensi bisnis motor listrik dalam segmen B2B di Indonesia.

Transformasi dan Kontribusi terhadap Mobilitas Berkelanjutan

Langkah Electrum sejalan dengan transformasi TBS Group dari bisnis batu bara menuju pengembangan infrastruktur berkelanjutan. Fokus pada elektrifikasi kendaraan roda dua menjadi bagian penting dalam mendorong mobilitas ramah lingkungan dan pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *