Tiga Pelaku Usaha yang Berkembang dan Kian Berdaya Berkat Klasterku Hidupku BRI

Suara Pecari – Tiga pelaku usaha di bidang pertanian yakni mangga, jeruk, dan stroberi berhasil mengembangkan bisnisnya berkat program Klasterku Hidupku dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program ini memberikan pendampingan, pelatihan, serta akses modal yang sangat membantu para pelaku usaha dalam menjaga kelangsungan produksi hingga memperluas pasar mereka.

Dukungan Modal dan Akses Pasar dari BRI

Modal usaha dan akses pasar merupakan dua aspek krusial dalam pengembangan bisnis pertanian. BRI melalui program Klasterku Hidupku memberikan solusi dengan menggunakan pendekatan berbasis kelompok usaha. Program ini tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga pelatihan dan pendampingan agar para pelaku usaha dapat tumbuh bersama masyarakat sekitar.

Baca juga:

Perkembangan Usaha Mangga di Desa Ngetos

Salah satu pelaku usaha yang mendapatkan manfaat dari program ini adalah Sri Astuti, Ketua klaster Mangga Ngetos di Kabupaten Nganjuk. Sejak 2015, Sri menekuni usaha sebagai petani sekaligus pengepul mangga, meneruskan bisnis keluarga yang berasal dari mertuanya. Ia memanfaatkan melimpahnya hasil panen mangga di desanya untuk membantu petani lain memasarkan produknya terutama saat musim panen.

Sri mengandalkan modal tunai untuk membeli mangga dari petani, sehingga BRI memberikan dukungan modal yang sangat diperlukan agar pembayaran dapat dilakukan secara kontan tanpa memberatkan petani. Seiring waktu, usaha Sri berkembang pesat, dari awal yang hanya mempekerjakan satu atau dua orang kini telah memiliki 10 pekerja tetap dan hingga 20-30 pekerja musiman saat panen.

Inovasi Pengolahan Mangga

Melimpahnya panen juga menghadirkan tantangan seperti penurunan harga dan kesulitan tenaga kerja untuk pemetikan. Untuk mengatasi buah mangga yang terlalu matang, Sri mengembangkan produk mangga beku dan selai mangga sebagai inovasi pengolahan yang dapat memperluas pasar dan mengurangi kerugian.

Perluasan Pasar dan Pemberdayaan Komunitas

Sri tidak hanya mengelola usahanya sendiri, tetapi juga membantu pemasaran hasil panen anggota klaster. Pada tahun 2023, klaster Mangga Ngetos mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produknya hingga ke Jakarta atas ajakan Mantri BRI, membuka peluang yang lebih luas bagi para petani dan pelaku usaha di daerahnya.

Baca juga:

Signifikansi Program Klasterku Hidupku BRI

Program Klasterku Hidupku BRI menjadi model pengembangan usaha yang efektif dengan pendekatan pemberdayaan kelompok. Dengan pendampingan, pelatihan, dan dukungan akses modal, program ini berhasil mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil yang berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah.

Melalui cerita sukses para pelaku usaha seperti Sri Astuti, terlihat bagaimana kolaborasi antara lembaga keuangan dan komunitas dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *