Setelah Lebih dari Satu Dekade, Visa dan Mastercard Kembali Beroperasi di Suriah

Setelah Lebih dari Satu Dekade, Visa dan Mastercard Kembali Beroperasi di Suriah

Suara Pecari – Setelah lebih dari satu dekade, layanan kartu pembayaran internasional Visa dan Mastercard kembali beroperasi di Suriah. Langkah ini menandai pembukaan kembali akses pembayaran digital internasional di negara yang selama ini mengalami isolasi ekonomi akibat perang saudara dan sanksi internasional.

Kembalinya Layanan Pembayaran Internasional

Visa dan Mastercard telah memproses transaksi pembayaran internasional pertama di Suriah setelah lebih dari 15 tahun. Mastercard mengumumkan kolaborasi dengan Grup Bank Nasional Qatar (Qatar National Bank Group/QNB) dalam memfasilitasi pembayaran ini, yang dianggap sebagai tonggak penting dalam modernisasi ekosistem pembayaran Suriah.

Sementara itu, Visa menguji coba transaksi internasional langsung di Suriah melalui kerja sama dengan Fransabank dari Lebanon dan perusahaan pembayaran elektronik lokal, Paymera. Paymera melaporkan telah melaksanakan pembayaran elektronik pertama menggunakan Visa di Suriah.

Konteks Penghapusan Status Negara Sponsor Terorisme

Langkah ini terjadi setelah Amerika Serikat mencoret Suriah dari daftar negara sponsor terorisme pada 24 Agustus 2026. Penghapusan status ini mengakhiri pembatasan ekonomi berat yang telah membatasi hubungan keuangan dan perdagangan internasional Suriah selama beberapa dekade.

Gubernur Bank Sentral Suriah, Safwat Raslan, memperlihatkan dukungannya dengan melakukan pembayaran menggunakan kartu Mastercard dan Visa di Damaskus, yang diunggah melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa ini merupakan awal baru yang membawa harapan serta tanggung jawab dalam membangun sistem keuangan modern dan terpercaya di Suriah.

Dampak dan Harapan bagi Ekonomi Suriah

Dengan dibukanya kembali akses layanan pembayaran digital internasional, Suriah berharap mampu mengakhiri isolasi ekonomi yang telah berlangsung lama. Integrasi kembali ke sistem ekonomi dan keuangan global diharapkan dapat menarik investasi dan mendukung proses pemulihan negara setelah bertahun-tahun konflik.

Visa menyebut uji coba transaksi ini sebagai langkah bersejarah untuk memperluas kemampuan pembayaran digital di pasar Suriah, menyediakan metode pembayaran yang dikenal, aman, dan nyaman bagi pengunjung internasional dan warga lokal.

Upaya Modernisasi Sistem Keuangan

Safwat Raslan mengatakan bahwa pemerintah Suriah akan terus berupaya membangun sistem finansial yang modern, transparan, dan terbuka sesuai aspirasi masyarakat. Langkah ini membuka peluang baru bagi warga Suriah untuk berpartisipasi dalam ekonomi global yang lebih luas.

Pengembangan ekosistem pembayaran digital di Suriah diharapkan tidak hanya memperbaiki akses layanan keuangan, tetapi juga mendukung pembangunan dan stabilisasi ekonomi jangka panjang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *