PMI Berikan 60 Ribu Liter Air Bersih dan Layanan Medis untuk Korban Gempa di NTT
Suara Pecari, Nusa Tenggara Timur – Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan bantuan air bersih sebanyak 60.000 liter serta layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang dilakukan PMI untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban gempa.
Bantuan dan Layanan yang Diberikan PMI
PMI mengerahkan 68 personel serta berbagai kendaraan operasional, termasuk tujuh ambulans dan satu mobil tangki air, untuk mendukung kegiatan di lokasi bencana. Selain distribusi air bersih, PMI juga menyediakan layanan kesehatan, pertolongan pertama, dukungan psikososial, dan penyediaan tempat perlindungan sementara bagi para pengungsi.
Dua tim mobile clinic yang terdiri dari dua dokter dan lima perawat telah dikerahkan dari berbagai markas PMI, seperti Markas PMI Pusat, Rumah Sakit PMI Bogor, dan PMI DKI Jakarta. Tim ini membantu pelayanan kesehatan keliling dan berkoordinasi dengan Klaster Kesehatan setempat. Hingga 20 Agustus 2026, sebanyak 157 orang telah menerima pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama, sementara 147 orang mendapatkan layanan dukungan psikososial.
Penyediaan Tempat Pengungsian dan Kebutuhan Dasar
PMI mendirikan 40 unit tenda yang terdiri dari tenda darurat, tenda keluarga, dan tenda rumah sakit darurat untuk menunjang kebutuhan masyarakat terdampak dan mendukung pelayanan di lapangan. Selain itu, PMI juga menyalurkan berbagai kebutuhan dasar seperti makanan, air mineral, beras, selimut, terpal, tikar, kelambu, hygiene kit, dan baby kit.
Pengiriman Peralatan dan Dukungan Operasional
Untuk memperkuat respons di lapangan, PMI Pusat telah mengirimkan sejumlah peralatan dan kebutuhan darurat per 20 Agustus 2026, antara lain:
- 875 hygiene kit
- 405 matras
- 2.210 terpal
- 250 baby kit
- 1.000 sarung
- 1.500 jerigen lipat
- 500 kelambu
- 1.000 selimut
- 200 kitchen kit
- 18 tenda ukuran 6 x 12 meter
Selain itu, peralatan pendukung operasi seperti helm, palu, sarung tangan, sekop, radio, senter, baterai, lampu solar, dan rompi PMI juga dikirimkan. Dukungan kendaraan operasional juga diperkuat dengan pengiriman satu kendaraan 4×4 dari Jakarta dan 10 kendaraan bak terbuka dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Bali, NTB, serta Kupang, NTT.
Dana Operasional dan Koordinasi
PMI Pusat telah mengirimkan dana awal operasional sebesar Rp146.690.000 kepada PMI Provinsi NTT untuk mendukung pelaksanaan respons kemanusiaan. Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menegaskan pentingnya kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak gempa, dengan fokus pada layanan kesehatan, perlindungan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya.
Koordinasi yang erat antara PMI, pemerintah, dan berbagai unsur terkait juga terus ditingkatkan agar bantuan dapat tepat sasaran dan efektif menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Signifikansi Bantuan PMI
Bantuan yang diberikan PMI sangat penting dalam masa tanggap darurat ini, mengingat kondisi masyarakat terdampak gempa yang memerlukan akses cepat terhadap air bersih dan layanan kesehatan. Upaya yang dilakukan PMI memperlihatkan komitmen kuat dalam membantu pemulihan dan perlindungan warga NTT pasca bencana.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










