Kekacauan di Silverstone: Norris Bercanda Tiru Schumacher, Wolff Kritik Akhir Balapan F1 GP Inggris 2026

Kekacauan di Silverstone: Norris Bercanda Tiru Schumacher, Wolff Kritik Akhir Balapan F1 GP Inggris 2026

Suara Pecari, Formula 1 Grand Prix Inggris 2026 di Silverstone berakhir dengan kontroversi dan momen unik. Lando Norris, pembalap McLaren, sempat bercanda ingin meniru aksi legendaris Michael Schumacher dengan finis melalui pit lane. Sementara itu, Toto Wolff, kepala tim Mercedes, mengkritik keputusan race control yang membingungkan. Artikel ini merangkum seluruh peristiwa menarik dari akhir pekan balapan f1 tersebut.

Balapan yang berlangsung pada 5 Juli 2026 itu seharusnya menjadi pesta bagi para penggemar f1 di Inggris. Namun, insiden Max Verstappen yang spin di tikungan Stowe pada lap 52 memicu keluarnya safety car. Alih-alih balapan kembali bergulir, safety car justru tetap berada di lintasan hingga finis, membuat penonton kecewa. Dalam situasi itu, Norris yang finis keempat melontarkan candaan melalui radio tim: “Apa aku bisa menang dengan masuk pit lane?” Pertanyaan ini merujuk pada kemenangan kontroversial Schumacher di GP Inggris 1998, di mana ia melewati garis finis saat menjalani penalti di pit lane. Aturan tersebut kini sudah dilarang.

Di sisi lain, Toto Wolff angkat bicara soal kekacauan akhir balapan. “Saya lebih suka ini terjadi pada 2021,” ujarnya merujuk pada drama Abu Dhabi yang merugikan Lewis Hamilton. Meski demikian, Wolff mengakui bahwa keputusan race control sudah benar secara regulasi, meski ada kesalahan perangkat lunak yang menampilkan pesan safety car akan masuk. Akibatnya, George Russell yang tidak pit berhasil naik ke posisi kedua, sementara Hamilton yang pit harus puas di posisi ketiga. Charles Leclerc dari Ferrari keluar sebagai pemenang.

Selain drama di lintasan, paddock GP Inggris juga diramaikan oleh kunjungan bintang kriket India, Shubman Gill, yang bertemu dengan pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli. Momen ini viral di media sosial, menunjukkan daya tarik f1 yang melampaui batas olahraga. Sementara itu, dari sisi logistik, tim-tim f1 mulai memperkenalkan motorhome mewah untuk musim Eropa 2026, yang akan digunakan hingga GP Azerbaijan. Ferrari dan McLaren menjadi yang paling menonjol dengan fasilitas tiga lantai.

Berita lain yang tak kalah penting adalah kemungkinan ditambahkannya GP Bahrain ke kalender f1 2026. Balapan yang sempat batal karena konflik geopolitik kini berpeluang digelar pada awal Oktober, menciptakan triple-header yang padat di akhir musim. Keputusan final akan diambil sebelum jeda musim panas.

Kesimpulannya, GP Inggris 2026 menyajikan perpaduan antara nostalgia, kontroversi, dan hiburan. Dari candaan Norris hingga kritik Wolff, semua menunjukkan bahwa f1 tidak pernah berhenti menghadirkan cerita. Dengan potensi tambahan balapan di Bahrain, musim 2026 dipastikan semakin seru.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *