F1 2026: Bahrain GP Berpeluang Kembali ke Kalender, Ciptakan Triple Header Spektakuler
Suara Pecari, Formula 1 tengah mempertimbangkan untuk menambahkan Grand Prix Bahrain kembali ke dalam f1 schedule 2026 setelah dua balapan sebelumnya terpaksa dibatalkan. Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO F1, Stefano Domenicali, yang menyatakan bahwa balapan bisa digelar pada 2-4 Oktober mendatang jika kondisi keamanan memungkinkan.
Pembatalan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi pada April lalu akibat perang AS-Israel dengan Iran membuat f1 schedule 2026 menyusut dari 24 menjadi 22 seri. Namun, F1 berupaya mengembalikan satu balapan untuk mengisi jeda panjang di bulan Oktober. Jika terealisasi, Bahrain akan menjadi seri ke-23 musim ini, menempati akhir pekan antara Grand Prix Azerbaijan dan Singapura.
“Jika ada kesempatan untuk mengembalikan balapan yang belum sempat digelar, kami akan melakukannya pada waktu dan kondisi yang tepat,” ujar Domenicali kepada Sky Sports F1 di Grand Prix Inggris. “Kami berharap semua kondisi mendukung, sehingga rencana ini bisa berjalan.”
Penambahan Bahrain akan menciptakan tiga triple header beruntun di akhir musim. Setelah Azerbaijan (13 September) dan Singapura (20 September), Bahrain akan digelar pada 4 Oktober. Kemudian rangkaian Amerika Serikat, Meksiko, Brasil; lalu Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi menutup musim. Ini berarti sembilan balapan dalam 11 pekan, sebuah tantangan logistik besar bagi tim.
Domenicali menegaskan bahwa keputusan final harus diambil sebelum jeda musim panas F1, yang dimulai setelah Grand Prix Hungaria pada 26 Juli. “Kami perlu memutuskan sebelum libur musim panas agar persiapan logistik bisa matang,” tambahnya.
Kabar ini muncul di tengah euforia Grand Prix Inggris 2026 yang berlangsung meriah. Charles Leclerc berhasil memenangi balapan di Silverstone, mengungguli George Russell dan Lewis Hamilton. Sementara itu, para pembalap juga menghibur penonton dengan parade mobil Lego berukuran penuh yang terbuat dari 28.000 keping, meskipun beberapa di antaranya kandas di tikungan pertama.
Dengan potensi kembalinya Bahrain, f1 schedule 2026 akan menjadi salah satu yang terpadat dalam sejarah. Para penggemar pun menantikan kepastian apakah balapan di Sirkuit Internasional Bahrain benar-benar akan digelar. Jika semua berjalan lancar, musim ini akan diakhiri dengan sembilan balapan dalam 11 pekan, menjanjikan aksi tanpa henti hingga pertengahan Desember.
Kesimpulannya, F1 terus berupaya memaksimalkan f1 schedule 2026 dengan mengembalikan balapan yang hilang. Keputusan akhir ada di tangan para pemangku kepentingan, namun sinyal positif dari Domenicali memberi harapan besar bagi penggemar balap di seluruh dunia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










