Pedro Neto Gagal Bawa Portugal, Mikel Merino Jadi Pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2026

Pedro Neto Gagal Bawa Portugal, Mikel Merino Jadi Pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2026

Suara Pecari, Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat baru saja menyajikan drama menegangkan di babak 16 besar antara Portugal dan Spanyol. Laga yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, pada Senin (6/7/2026) berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Spanyol berkat gol telat Mikel Merino. Kekalahan ini memastikan langkah Portugal terhenti dan menjadi akhir perjalanan Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Namun, sorotan juga tertuju pada penampilan Pedro Neto, pemain sayap Portugal yang gagal memberikan kontribusi maksimal.

Sejak awal pertandingan, Spanyol mendominasi penguasaan bola. Lamine Yamal dan Dani Olmo beberapa kali merepotkan pertahanan Portugal. Peluang terbaik Spanyol di babak pertama datang dari Mikel Oyarzabal yang tembakannya masih melebar. Di sisi lain, Portugal mengandalkan serangan balik cepat melalui Pedro Neto dan Joao Felix. Sayangnya, Pedro Neto kerap mengambil keputusan yang kurang tepat, termasuk saat ia memilih mengoper ke Ronaldo yang dijaga ketat ketimbang melepaskan tembakan sendiri. Momen ini dikritik oleh pengamat sepak bola sebagai salah satu penyebab kegagalan Portugal mencetak gol.

Babak kedua berjalan lebih sengit. Portugal nyaris unggul melalui sundulan Ronaldo yang masih bisa diamankan Unai Simon. Spanyol pun terus menekan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka belum berhasil memecah kebuntuan. Pelatih Luis de la Fuente kemudian memasukkan Mikel Merino dan Ferran Torres pada menit ke-85. Keputusan ini terbukti jitu. Memasuki masa injury time, Ferran Torres memberikan umpan terobosan brilian kepada Merino yang dengan tenang menaklukkan Diogo Costa. Gol ini memastikan Spanyol melaju ke perempat final.

Pedro Neto ditarik keluar pada menit ke-81 digantikan Francisco Conceicao. Penampilannya yang kurang impresif menjadi sorotan. Sejak awal turnamen, Pedro Neto diharapkan menjadi motor serangan Portugal, namun konsistensinya masih dipertanyakan. Dalam laga ini, ia hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan beberapa kali kehilangan bola. Kegagalan Pedro Neto dan rekan-rekannya memaksimalkan peluang menjadi pelajaran berharga bagi Portugal.

Kemenangan ini membawa Spanyol lolos ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Amerika Serikat dan Belgia. Sementara itu, bagi Portugal, kekalahan ini menandai berakhirnya era Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Sang kapten yang sudah berusia 41 tahun mengumumkan bahwa turnamen ini adalah yang terakhir baginya. Air mata Ronaldo di akhir laga menjadi gambaran kekecewaan mendalam. Namun, perjalanan Spanyol masih panjang dan mereka akan berusaha melanjutkan tren positif ini. Satu hal yang pasti, Pedro Neto harus segera bangkit jika ingin membawa Portugal bersaing di turnamen mendatang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *