Roberto Martinez Resmi Tinggalkan Portugal, Jorge Jesus Siap Gantikan
Suara Pecari, Roberto Martinez secara resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim nasional Portugal setelah kontraknya tidak diperpanjang, menyusul kekalahan 1-0 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) pada Rabu, 8 Juli 2026, dua hari setelah Martinez sendiri menyatakan akan mundur. Martinez, yang ditunjuk pada Januari 2023 setelah meninggalkan Belgia, membawa Portugal meraih gelar UEFA Nations League pada 2025, namun kegagalan di Piala Dunia menjadi titik akhir perjalanannya.
Kepergian Roberto Martinez tidak mengejutkan banyak pihak, termasuk kapten Portugal Cristiano Ronaldo. Dalam wawancara dengan Mais Futebol, Ronaldo mengungkapkan bahwa ia sudah “mencoret” Martinez sebelum turnamen dimulai. “Aku sudah mencoretnya sebelum Piala Dunia. Jadi, kabar itu tidak mengejutkanku,” ujar Ronaldo. Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa hubungan antara pemain dan pelatih sudah tidak harmonis sejak awal.
Kritik tajam juga datang dari mantan bintang Portugal, Ricardo Quaresma, yang pernah menjadi rekan setim Ronaldo. Quaresma mempertanyakan pernyataan Martinez yang mengaku bangga dengan tim setelah kekalahan. “Bangga akan apa? Dengan talenta seperti ini… Dia bersama Belgia memiliki generasi fantastis dan tidak pernah meraih apa pun. Dia datang ke Portugal dengan generasi luar biasa dan masih belum meraih apa pun. Kami memenangkan Nations League. Apakah kami harus senang dengan Nations League? Itu terlalu sedikit,” tegas Quaresma. Ia juga mengkritik taktik Martinez yang dianggap kurang variatif, meski ia tidak sepenuhnya menyalahkan pelatih atas kegagalan tersebut.
Portugal memang memiliki skuad bertabur bintang, terutama di lini tengah dengan kombinasi Vitinha, Joao Neves, dan Bruno Fernandes. Namun, performa tim di Piala Dunia 2026 dianggap mengecewakan, hanya mencapai babak 16 besar. Kekalahan dari Spanyol melalui gol telat Mikel Merino menjadi pukulan telak, terutama bagi Cristiano Ronaldo yang bermain di Piala Dunia terakhirnya. Ronaldo mengakhiri turnamen dengan tiga gol dalam lima pertandingan, namun gagal membawa Portugal melaju lebih jauh.
FPF telah memulai pencarian pelatih baru, dan menurut laporan media Portugal, Jorge Jesus menjadi kandidat utama. Jesus, 71 tahun, adalah pelatih berpengalaman yang pernah menangani Benfica, Sporting CP, dan baru saja meninggalkan Al-Nassr setelah memenangkan Saudi Pro League bersama Ronaldo pada Mei lalu. Presiden FPF Pedro Proenca dikabarkan siap menawarkan kontrak hingga Piala Dunia 2030, yang akan digelar bersama Spanyol dan Maroko. Jesus diharapkan dapat memaksimalkan potensi generasi emas Portugal yang masih dimiliki.
Kepergian Roberto Martinez meninggalkan warisan yang beragam: sukses di Nations League 2025, namun gagal di Piala Dunia 2026. Banyak yang menilai Martinez menyia-nyiakan dua generasi emas: pertama dengan Belgia (2018-2022) dan kemudian dengan Portugal. Kini, dengan hadirnya Jorge Jesus, harapan baru muncul untuk membawa Portugal meraih prestasi lebih besar. Tantangan utama Jesus adalah menyatukan kembali tim dan mengembalikan kepercayaan diri setelah kegagalan di Piala Dunia. Ronaldo sendiri belum memutuskan masa depannya di tim nasional, namun ia menegaskan tidak akan membuat keputusan gegabah.
Dengan segala dinamika yang terjadi, masa depan Portugal di bawah asuhan Jorge Jesus akan menjadi sorotan. Publik berharap pelatih baru mampu membawa Selecao das Quinas meraih sukses di turnamen-turnamen mendatang, terutama Piala Dunia 2030 yang akan digelar di tiga negara, termasuk Portugal.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









