Drama Argentina vs Mesir: Comeback Messi Bawa Tim Tango ke Perempat Final
Suara Pecari, Pertandingan Brasil vs Mesir di Piala Dunia 2026 mungkin tidak terjadi, namun drama yang tersaji di laga Argentina vs Mesir pada babak 16 besar cukup untuk menggantikan tensi tinggi rivalitas klasik tersebut. Dalam laga yang berlangsung di Atlanta Stadium, Georgia, Amerika Serikat, Selasa malam, Argentina berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 hingga menit ke-79. Lionel Messi menjadi aktor utama dengan satu gol dan satu assist, memastikan kemenangan 3-2 dan tiket ke perempat final.
Mesir tampil gemilang di babak pertama. Mereka unggul cepat melalui gol-gol yang membuat Argentina tertekan. Messi bahkan gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-21 setelah tendangannya diblok kiper Mostafa Shobeir. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum, dan Mesir menambah keunggulan pada menit ke-67. Publik Argentina mulai cemas, mengingat nasib Brasil yang tersingkir lebih awal di turnamen ini. Namun, seperti yang sering terjadi, Messi memiliki rencana lain.
Pada menit ke-79, Messi mencetak gol pertamanya untuk memperkecil ketertinggalan. Empat menit kemudian, ia memberikan assist untuk gol penyeimbang. Dan di menit ke-92, Argentina mencetak gol kemenangan melalui aksi gemilang lainnya. Kemenangan ini membuat Messi memuncaki daftar top skor sementara dengan delapan gol, menggeser Kylian Mbappe yang mengoleksi tujuh gol. Pelatih Argentina, Diego Simeone, yang hadir di tribune, tampak lega setelah sempat putus asa.
Legenda Brasil, Rivaldo, memberikan pujian kepada Messi dan Argentina melalui media sosial. Ia menulis, “Betapa gigihnya, betapa kuatnya keinginan untuk menang, betapa sengitnya pertaruhan, dan betapa besarnya pengorbanan dari semua orang! Inilah yang diharapkan para penggemar untuk disaksikan di Piala Dunia.” Rivaldo, yang dikenal sebagai rival Argentina, mengakui kualitas permainan yang ditunjukkan oleh tim lawan. “Saya orang Brasil, saya mencintai negara saya, dan saya akan selalu mendukung tim nasional kami. Persaingan adalah bagian dari sepak bola, tetapi saya juga tahu bagaimana menghargai dan mengagumi ketika menyaksikan pertandingan yang luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih awal setelah dikalahkan Norwegia 2-1 di babak 16 besar. Erling Haaland menjadi pahlawan Norwegia dengan dua golnya. Kekalahan Brasil ini menjadi pengingat bahwa persaingan Brasil vs Mesir tidak akan terjadi di turnamen ini, namun rivalitas Brasil vs Argentina tetap hidup dalam bentuk dukungan dan pengakuan. Di sisi lain, Norwegia bersiap menghadapi Inggris di perempat final meski sempat diterpa isu kesehatan. Dokter tim memastikan seluruh pemain dalam kondisi fit.
Kemenangan Argentina atas Mesir juga menjadi sorotan media. Banyak yang menyebutnya sebagai “sihir Messi” yang mampu membangkitkan tim dari keterpurukan. Mesir, yang nyaris membuat sejarah lolos ke perempat final untuk pertama kalinya, harus pulang dengan kepala tegak. Pelatih Hossam Hassan sempat menunjukkan gestur kontroversial kepada wasit, namun hal itu tidak mengurangi perjuangan anak asuhnya.
Dengan hasil ini, Argentina akan menghadapi Swiss di perempat final. Swiss lolos setelah mengalahkan Kolombia melalui adu penalti. Messi dan rekan-rekannya diyakini akan menjadi favorit, terutama dengan performa sang kapten yang luar biasa. Persaingan Brasil vs Mesir mungkin tidak terjadi, tetapi drama Argentina vs Mesir telah memberikan hiburan yang tak kalah menarik bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










