Bukayo Saka Cetak Sejarah: Arsenal Tembus 1.000 Caps Timnas Inggris
Suara Pecari, Bukayo Saka kembali menorehkan namanya dalam sejarah Arsenal. Pemain sayap berusia 23 tahun itu menjadi bagian penting dalam pencapaian monumental klubnya, yang resmi menjadi klub keempat dalam sejarah yang memiliki lebih dari 1.000 caps internasional pemainnya untuk Timnas Inggris. Prestasi ini diraih setelah laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Norwegia, di mana empat pemain Arsenal tampil dan membantu Three Lions melaju ke semifinal.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Miami tersebut, Declan Rice dan Noni Madueke menjadi starter, sementara Bukayo Saka dan Eberechi Eze masuk di babak kedua. Kehadiran mereka membawa total caps Inggris yang dikumpulkan pemain Arsenal menjadi 1.002 caps. Arsenal mengumumkan bahwa 73 pemain telah berkontribusi sejak kiper Jimmy Ashcroft menjadi pemain pertama pada 1906. Madueke dan Eze menjadi pemain terbaru yang mendapatkan caps setelah debut mereka pada September 2025.
Bagi Bukayo Saka, caps ke-55 yang ia raih dalam laga tersebut menempatkannya sebagai pemain Arsenal keempat dengan caps Inggris terbanyak, di bawah Kenny Sansom (87), David Seaman (72), dan Tony Adams (66). Ia juga memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak untuk Inggris selama berseragam Arsenal, dengan 14 gol, melampaui catatan Cliff Bastin yang hanya 12 gol. Secara keseluruhan, 34 dari 73 pemain Arsenal telah mencetak total 116 gol untuk Timnas Inggris.
Sementara itu, performa Noni Madueke yang digantikan Bukayo Saka di babak pertama menuai kritik pedas dari legenda Swedia Zlatan Ibrahimovic. Dalam siaran langsung TV Amerika, Ibrahimovic menyebut Madueke seperti bermain dengan satu pemain kurang karena keputusan yang salah dan kurangnya pergerakan. Kritik ini menjadi pengingat bagi Arsenal dan Mikel Arteta akan pentingnya kedalaman skuad, terutama di posisi sayap.
Di sisi lain, masa depan Morgan Rogers juga menjadi sorotan. Pemain Aston Villa itu dikabarkan menjadi target utama Arsenal di bursa transfer musim panas ini. Bukayo Saka sempat mengunggah foto bersama Rogers di media sosial, memicu spekulasi tentang kemungkinan reuni di level klub. Villa disebut meminta harga lebih dari £100 juta, namun isu Financial Fair Play mungkin memaksa mereka untuk menjual.
Kesuksesan Arsenal mencapai 1.000 caps Inggris menunjukkan konsistensi klub dalam menghasilkan pemain berkualitas untuk Timnas. Dengan Bukayo Saka sebagai salah satu pilar utama, masa depan Arsenal dan Inggris terlihat cerah. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan bagi klub, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










