SLB Negeri Sri Soedewi Jambi Siap Gelar MPLS, Terima 84 Murid Baru dengan Ragam Kebutuhan Khusus
Suara Pecari, Jambi – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sri Soedewi Masjchun Sofwan, Jambi, telah menyelesaikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 84 murid baru diterima di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan digelar pada 13 hingga 15 Juli 2026, dan kegiatan belajar efektif dimulai pada 16 Juli 2026.
Rincian Penerimaan Murid Baru
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SLB Negeri Sri Soedewi, Supriyanto, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai jadwal. Pada tahun ajaran ini, sekolah menerima 27 murid baru untuk jenjang SD, 25 murid untuk jenjang SMP, dan 32 murid untuk jenjang SMA. Para siswa berasal dari berbagai kategori kebutuhan khusus, di antaranya tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, dan autisme.
| Jenjang | Jumlah Murid Baru |
|---|---|
| SD | 27 |
| SMP | 25 |
| SMA | 32 |
| Total | 84 |
Program MPLS yang Menarik dan Inklusif
Menurut Supriyanto, selama MPLS nantinya, siswa baru akan diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, visi dan misi sekolah, tata tertib, serta berbagai program pembelajaran. Selain itu, siswa juga akan dikenalkan dengan kegiatan ekstrakurikuler dan penampilan seni dari siswa lama, seperti angklung, pantomim, tari, puisi, dan menyanyi. Kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dan merasa nyaman di lingkungan sekolah yang baru.
Jadwal MPLS SLB Negeri Sri Soedewi Jambi
- 13 Juli 2026: Pengenalan lingkungan sekolah, visi-misi, dan tata tertib.
- 14 Juli 2026: Pengenalan program pembelajaran dan ekstrakurikuler.
- 15 Juli 2026: Penampilan seni dari siswa lama (angklung, pantomim, tari, puisi, menyanyi).
Pendekatan Pembelajaran yang Disesuaikan
Pihak sekolah menegaskan bahwa proses pembelajaran di SLB disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing peserta didik. Hal ini berarti pelaksanaan belajar lebih mengutamakan efektivitas dibandingkan durasi waktu di kelas. Setiap siswa mendapatkan perhatian khusus sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga potensi mereka dapat berkembang secara optimal.
Dampak dan Implikasi bagi Pendidikan Inklusif di Jambi
Penerimaan 84 murid baru ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. SLB Negeri Sri Soedewi Jambi menjadi salah satu pionir dalam menyediakan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dengan adanya MPLS yang terstruktur, diharapkan siswa baru dapat beradaptasi dengan baik dan siap mengikuti proses pembelajaran. Hal ini juga menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengelola penerimaan siswa baru dengan kebutuhan khusus.
Supriyanto berharap, “Anak-anak merasa nyaman, mengenal lingkungan sekolah, dan siap mengikuti proses pembelajaran saat tahun ajaran baru dimulai.” Dengan persiapan yang matang, SLB Negeri Sri Soedewi Jambi siap menyambut tahun ajaran baru 2026/2027 dengan penuh semangat dan dedikasi.
Keberhasilan SPMB dan MPLS ini tidak lepas dari kerja keras seluruh guru dan staf sekolah. Mereka telah merancang program yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga setiap anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna. Semoga tahun ajaran baru ini membawa kemajuan bagi pendidikan inklusif di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










