Lomba Video Konten Literasi 2026: Ajang Kreatif untuk Tingkatkan Budaya Baca di Bengkulu
Menggairahkan Semangat Literasi Melalui Konten Kreatif
Suara Pecari, Bengkulu – Dalam upaya meningkatkan budaya baca dan literasi di kalangan generasi muda, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu kembali menggelar Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026. Lomba ini mengusung tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi” sebagai wadah kreativitas bagi pemuda untuk mengeksplorasi dan mempromosikan pentingnya literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat perpustakaan dari sudut pandang yang lebih menarik dan inspiratif. “Kami ingin menunjukkan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga pusat kegiatan kreatif yang dapat menginspirasi masyarakat,” ujar Meri Sasdi dalam konferensi pers di Bengkulu.
Detail Lomba dan Ketentuan Peserta
Lomba Video Konten Literasi 2026 terbuka bagi peserta berusia 17 hingga 35 tahun. Setiap peserta diwajibkan membuat video berdurasi 5 hingga 7 menit yang bersifat informatif, faktual, dan tidak mengandung unsur SARA, kekerasan, maupun pornografi. Konten yang dibuat harus orisinal dan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sejenis.
Peserta dapat mengangkat berbagai aspek terkait literasi, seperti perkembangan perpustakaan, budaya baca di masyarakat, atau manfaat pojok baca di instansi-instansi. “Konten kreatif yang dihasilkan diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk semakin gemar membaca. Dengan meningkatnya minat baca, literasi masyarakat juga akan semakin baik dan berdampak positif terhadap kualitas sumber daya manusia,” tambah Meri Sasdi.
Jadwal Pelaksanaan dan Tahapan Seleksi
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan Lomba Video Konten Literasi 2026:
| Tahapan | Tanggal |
|---|---|
| Pendaftaran dan Pengiriman Video | 8 – 25 Juli 2026 |
| Seleksi Tahap Pertama | 27 – 31 Juli 2026 |
| Pembekalan bagi Peserta Lolos | 4 Agustus 2026 |
| Pengumuman Pemenang dan Peserta Favorit | 12 Agustus 2026 |
Proses seleksi akan dilakukan oleh tim juri yang kompeten di bidang literasi dan konten kreatif. Peserta yang lolos seleksi tahap pertama akan mengikuti pembekalan untuk meningkatkan kualitas konten mereka sebelum penentuan pemenang akhir.
Hadiah dan Apresiasi
Panitia menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang, yaitu:
- Juara 1, 2, dan 3: masing-masing akan menerima uang pembinaan, piagam penghargaan, dan piala.
- Tujuh peserta favorit: akan memperoleh uang pembinaan dan piagam sebagai bentuk apresiasi atas karya terbaik mereka.
“Kami berharap hadiah ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi di Indonesia,” ujar Meri Sasdi.
Cara Pendaftaran
Bagi yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp 0821-1109-9956 atau mengikuti Instagram resmi @perpustakaanarsipbengkulu untuk informasi lebih lanjut. Pastikan untuk mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar karya Anda dapat dinilai dengan baik.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat
Lomba ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga gerakan masif untuk meningkatkan budaya baca di Indonesia. Dengan melibatkan generasi muda sebagai kreator konten, pesan literasi dapat disebarluaskan melalui media sosial dan platform digital yang dekat dengan keseharian mereka. “Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam kegiatan literasi, maka semakin baik pula kemampuan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas dan mendukung terwujudnya kesejahteraan melalui pembangunan nasional,” tegas Meri Sasdi.
Di era digital saat ini, video konten menjadi salah satu media paling efektif untuk menyampaikan pesan. Melalui lomba ini, peserta diajak untuk mengemas isu literasi secara menarik dan mudah dicerna. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan indeks literasi nasional yang masih perlu ditingkatkan.
Kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan di bidang produksi konten, yang merupakan salah satu sektor kreatif yang berkembang pesat. Dengan demikian, lomba ini tidak hanya berdampak pada peningkatan literasi, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif.
Penutup: Menuju Masyarakat Literat
Lomba Video Konten Literasi 2026 menjadi bukti nyata bahwa upaya meningkatkan budaya baca dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Dengan partisipasi aktif generasi muda, diharapkan literasi di Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu, akan semakin baik. Mari jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan berdaya saing melalui budaya membaca dan literasi yang kuat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










