KAI Daop 9 Jember Layani 3,51 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Tumbuh 6,18%
Suara Pecari, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember mencatatkan lonjakan signifikan jumlah pelanggan pada Semester I 2026. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, KAI Daop 9 melayani total 3.511.004 penumpang, terdiri dari 1.748.290 penumpang naik dan 1.762.714 penumpang turun. Angka ini meningkat 6,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 3.306.801 pelanggan.
Faktor Pendorong Pertumbuhan
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan mudah diakses. Menurut Cahyo, pertumbuhan pelanggan didorong oleh beberapa faktor utama:
- Penambahan layanan KA Sangkuriang dan KA Pandalungan 2 pada awal 2026, yang membuka rute baru dan meningkatkan frekuensi perjalanan.
- Meningkatnya mobilitas masyarakat seiring pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan kebijakan pemerintah yang mendorong perjalanan domestik.
- Perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian timur, terutama Banyuwangi, Jember, dan sekitarnya.
- Kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya, yang memperluas akses bagi calon penumpang.
- Peningkatan kualitas layanan di stasiun maupun selama perjalanan, termasuk kebersihan, ketepatan jadwal, dan fasilitas penunjang.
Wilayah dengan Kontribusi Terbesar
Berdasarkan data operasional, Kabupaten Banyuwangi menjadi penyumbang pelanggan terbesar dengan 1.709.114 penumpang, naik 8,09 persen dibanding Semester I 2025. Stasiun Banyuwangi Kota sendiri melayani 505.851 penumpang selama periode tersebut. Kabupaten Jember mencatat 1.440.164 penumpang, tumbuh 4,20 persen, dengan Stasiun Jember sebagai stasiun tersibuk di Daop 9 yang melayani 1.128.029 penumpang. Sementara itu, Kabupaten Probolinggo mencatat 189.636 penumpang (naik 4,74%), Lumajang 86.633 penumpang (relatif stabil), dan Pasuruan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 19,20% dengan total 85.172 penumpang.
Data Perbandingan Pelanggan per Kabupaten
| Kabupaten | Jumlah Pelanggan Semester I 2026 | Pertumbuhan vs Semester I 2025 |
|---|---|---|
| Banyuwangi | 1.709.114 | +8,09% |
| Jember | 1.440.164 | +4,20% |
| Probolinggo | 189.636 | +4,74% |
| Lumajang | 86.633 | Stabil |
| Pasuruan | 85.172 | +19,20% |
Dampak dan Implikasi
Pertumbuhan jumlah penumpang KAI Daop 9 Jember memiliki dampak positif bagi berbagai sektor. Di bidang ekonomi, peningkatan mobilitas masyarakat mendorong aktivitas perdagangan dan pariwisata, terutama di daerah-daerah yang menjadi tujuan wisata seperti Banyuwangi dengan destinasi alamnya dan Jember dengan agrowisatanya. Bagi industri perkeretaapian, data ini menjadi indikator kepercayaan publik terhadap moda transportasi massal yang andal. Pemerintah daerah juga diuntungkan karena meningkatnya konektivitas antarkabupaten dapat mempercepat distribusi barang dan jasa. Namun, lonjakan penumpang juga menuntut KAI untuk terus meningkatkan kapasitas dan infrastruktur, seperti penambahan gerbong, perbaikan jalur, dan perluasan stasiun, guna mengantisipasi lonjakan lebih lanjut.
Komitmen KAI terhadap Keselamatan dan Pelayanan
Cahyo menambahkan bahwa kereta api semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang bebas macet, tingkat keselamatan tinggi, jadwal yang andal dan tepat waktu, kenyamanan, kapasitas angkut besar, serta lebih ramah lingkungan. “Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api. Capaian ini menjadi motivasi bagi KAI Daop 9 Jember untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan keamanan perjalanan,” ujarnya. KAI Daop 9 Jember juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, datang lebih awal ke stasiun, menjaga barang bawaan, dan mematuhi seluruh ketentuan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Dengan tren positif ini, KAI Daop 9 Jember optimistis dapat melayani lebih dari 7 juta penumpang pada akhir tahun 2026. Ke depan, perseroan berencana menambah rute perjalanan baru dan meningkatkan frekuensi pada rute eksisting, terutama di musim liburan dan hari raya. Masyarakat pun diharapkan terus mendukung transportasi publik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










